Sejarah Esports Part 3 – Era Modern, Tahun 2000an Awal Sampai Sekarang

Habis 2 part kemarin, ini part terakhir lur.. ada yang ngikutin artikel ini gak?


GGWP.ID juga punya konten video lur! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini untuk nonton livestream dan konten video esports hampir setiap hari lur! Dijamin gak bikin baper yang ada malah hepi.

Yap, balik lagi bersama pembahasan sejarah esports part tiga di mana kali ini bakal menjadi pembahasan terakhir dari trilogy esports yang sudah kita bahas. Setelah membahas soal part pertama dan kedua di mana di dalam artikel itu menceritakan sejarah esports dari tahun 1940 hingga 1990, kini giliran part ketiga yang bakal membahas era modern dari esports itu sendiri.

Di sini yang menjadi fokus adalah peningkatan jumlah turnamen, hadiah turnamen, dan platform yang membuat nama dari esports lebih bersinar lagi selain di media cetak, online, maupun TV. Jenis game yang dipertandingkan juga sangat banyak dibandingkan sebelumnya.

Oke, tanpa basa-basi langsung kita bahas soal sejarah esports part 3, era modern tepatnya tahun 2000an hingga sekarang.

Tahun 2000an, Esports Meningkat, Kelahiran DOTA

GGWP-Warcraft3-Reforged-DotA-Remastered-1

Sumber gambar: Warcraft III Reforged

Tahun 2000an menandai bersinarnya industri esports di mana sekarang ada perbedaan mencolok antara pemain yang sudah professional dengan amatir. Hal ini pertama kali terjadi di Korea Selatan di mana Starcraft saat itu namanya sedang sangat booming dan naik daun bahkan hingga diliput oleh TV.

Selain itu, di tahun 2000an, esports juga meningkat karena console video game sudah diperkuat dengan internet sehingga memungkinkan pemain untuk menjalankan fitur online dan akhirnya bersaing dengan orang-orang di belahan dunia lain. Bersamaan dengan fitur internet ini, para developer game juga menyematkan fitur peringkat dan achievement di mana setiap gamer bisa melewati achievement atau tangga gamer lain.

Baca juga: Sejarah Singkat Lahirnya Esports Part 1 – Periode 1940-80an

Masifnya perkembangan console membuat game-game RTS yang umumnya berada di PC harus tetap mempertahankan eksistensinya. Ya, akhirnya sebuah jawaban datang dari satu orang pemain yang mencetuskan sebuah mods untuk game Warcraft III.

“Modifikasi Warcraft III yang dibuat oleh pemain, Defense of the Ancients, menyentuh sweet spot tersebut dan memunculkan genre game, yang disebut MOBA,”

Di sinilah DOTA akhirnya lahir. Benar sekali! DOTA atau Defense of the Ancients awalnya merupakan hanya sekadar mods dari Warcraft III dan perpanjangan dari Warcraft III yang saat itu namanya sudah sedikit lagi terbenam.

Genre baru ini akhirnya membuat basis pemain meroket di tahun 2000an. Di tahun 2000an, setelah nama DOTA terkenal, munculah sebuah liga yang cukup besar untuk mempromosikan esports. Ya, dia adalah Major League Gaming.

Baca juga: Sejarah Esports Part 2 – Dimulainya Berbagai Turnamen! Periode 1980-1990

Tadinya, Major League Gaming hanya fokus kepada Starcraft dan game-game FPS seperti Halo 2 saat itu. Major League Gaming akhirnya tumbuh sebagai patokan seseorang apakah dia sukses di dunia esports atau tidak. Orang yang sudah ikut dan punya nilai tinggi di Major League Gaming harus diakui sebagai pemain professional.

Di tahun 2006 dan 2007 The USA Network bermitra dengan Major League Gaming untuk menyiarkan Halo 2 di televise. Tapi sialnya, metode memasukan esports di TV bukanlah hal baik karena mereka tidak mendapatkan penonton dan response yang diinginkan. Dari sini para lalakon esports sadar bahwa mereka membutuhkan sebuah media baru dalam menyiarkan esports karena TV sudah tak lagi relevan.

Kelahiran Twitch, Streaming, dan Istilah Spectators

jumlah penonton twitch

Sumber: Social Barrel

Twitch lahir dari Justin.TV dan sekarang menjadi bagian dari Amazon. Twitch sendiri terkenal di tahun 2011 dan dianggap sebagai ESPN-nya esports. Tujuannya sudah jelas yakni untuk mempromosikan esports. Dengan berbasis online siapapun bisa menonton Twitch dengan jaringan internet mereka sendiri. Kerennya, audiensi atau penonton bisa berinteraksi langsung dengan penyiar.

Ya, itu adalah hal yang tak bisa dilakukan TV. Setelah Twitch meluncur, hampir semua pelaku esports memindahkan kegiatan mereka ke sini.

Satu tahun peluncurannya, Twitch.tv telah mencapai jumlah luar biasa yakni lebih dari 20 juta penonton setiap bulannya. Kurang dari satu tahun kemudian, penonton Twitch sudah lebih dari dua kali lipat yakni menginjak angka 45 juta penonton.

Kegilaan Twitch membuat Amazon mengakuisisinya di tahun 2014 di mana saat itu Twitch memang menjadi arus utama dalam industri esports. Tak hanya soal siaran, esports di tahun 2010 ke atas juga berkembang berkat adanya sponsor pihak ketiga. Para distributor perangkat PC di tahun tersebut sudah menjadi sponsor para tim atau pemain esports.

Bahkan saking diakuinya saat ini, pemerintah Amerika Serikat mengakui para pemain professional dari League of Legends dan memberikan visa untuk bekerja di Amerika Serikat untuk mengejar karier yang lebih gila di game LoL.

Para pemain itu mendapatkan Visa P-14 non Imigran di mana visa tersebut sama dengan para pemain NFL, NBA, MLB, dan NHL.

Untuk semakin membuat esports digdaya dan professional, ESL dan tim kompetitif di seluruh dunia mendirikan organisasi bernama WESA (World Esports Association) di tahun 2016. Tujuannya adalah untuk menjadi tolok ukur global terkait industri global dari esports.

Kini esports sudah menjadi industri yang mapan setelah perjalanan lebih dari dua dekade. Bahkan para pelakunya bisa disetarakan dengan atlet-atlet sungguhan dari segi finansial. Tak hanya itu, klub-klub olahraga juga banyak tertarik untuk terjun di esports misalnya adalah klub bola Paris Saint-Germain dan Manchester City yang mendirikan time sports mereka sendiri.

Kini, esports sudah berusaha untuk masuk ke ajang olahraga besar misalnya Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia. Bahkan ada usaha untuk membuat esports menjadi salah satu ajang yang dipertandingkan di Olimpiade. Dengan jumlah penggemar yang semakin bertambah, esports bisa dibilang, kini merupakan salah satu industri yang cukup menjanjikan.


Banner Tournament white alt 1
Mau jadi atlet esports, tapi gak punya tim? Bingung cari turnamen esports buat diikutin? Santuy lur, GGWP.ID punya platform turnamen di GGWP.ID/tournament. Di sini, kamu bisa mencari teman untuk buat tim, buat turnamenmu sendiri, dan juga daftar turnamen buat mengasah skill plus menang hadiah! Yuk daftarin diri kamu di sini, GRATIS slur!

Artikel Terkait