Throwback Heroes: Sejarah Tentang si Gendut Pudge dan Hero Lain yang Mirip Dengannya

Selain itu juga kalian bisa menemukan “saudara” jauh Pudge di game kesayangan kalian, Mobile Legends dengan nama Franco.


GGWP.ID juga punya konten video lur! Subscribe channel Youtube GGWP.ID di sini untuk menonton GGWP.Riri dan GGWP.Skyes livestream hampir setiap hari lur! Selain itu, tentunya banyak konten-konten seru seputar esports yang kocak, serius santai, sampai bikin baper!

Fresh meat!” Bagi kalian para pecinta dan penggemar Dota 2, pasti sudah tidak asing dengan quote tersebut. Quote milik hero dengan atribut STR yang lekat dengan hook atau kait raksasa. Nah ini dia sejarah Pudge Dota 2 yang mungkin kalian tidak tahu.

Fresh Meat! Counter Si Gendut Pudge Dota 2 dengan 5 Hero Ini Buat Dia Tak Berdaya

Pudge bisa menjadi sangat menyebalkan pada akhir permainan jika sering dibiarkan. Hero gacoan Dendi ini bisa menjadi tank yang super alot untuk dibunuh jika kalian membiarkannya pada awal permainan, lalu caranya bagaimana? Artikel ini akan membahas bagaimana cara counter Pudge Dota 2!


Pudge merupakan hero yang sangat fleksibel, benar-benar bisa kalian tempatkan di posisi manapun. Pudge bisa kalian mainkan di midlane, kemudian di offlane bahkan sebagai posisi empat pun juga bisa. Perjalanan sejarah Pudge Dota 2 yang cukup panjang akan coba kita bahas.

Dengan skill seperti Meat Hook, kemudian Rot, Flesh Heap dan juga Dismember, Pudge akan sangat berbahaya bagi lawan apabila dia kita fungsikan sebagai ganker. Karena dengan skill Meat Hook miliknya, Pudge bisa memisahkan kita dari formasi tim dan menghabisi kita dengan sangat cepat.

Awal Mula

sejarah pudge

Pudge pertama kali dikenalkan di Defense of The Ancient pada patch 5.10, pada saat itu urusan developing Defense of The Ancient atau yang lebih dikenal dengan DoTA All Stars dipegang oleh Guinsoo. Salah satu pencipta dan penggagas game mod dengan basic Warcraft ini.

Sebelum Menjadi Pudge

sejarah pudge

Memiliki nama awal The Butcher, Pudge bisa dibilang adalah Beastmaster tapi dengan badan yang super gendut dan sangat bau. Kenapa? Karena pada dasarnya kalian tidak melawan si Pudge ini jika berhadapan dengannya, tapi kalian akan dibuat pusing dengan summon unit miliknya.

Pada waktu pertama keluar di patch 5.10 d DoTA All Stars, pudge merupakan hero yang terbilang cukup imba dan sulit untuk di kalahkan. Dia bisa memiliki summon unit yang jumlahnya sangat banyak, tergantung seberapa banyak creep yang mati di lane dekat dia.

Karena dirasa terlalu imba The Butcher ditarik atau diputuskan untuk di remove pada patch 5.62, lalu mengalami reworked untuk set skill yang dimiliki kemudian pada patch 5.76 dia dimasukan kembali ke dalam game. Pada saat itu namanya diganti menjadi Pudge.

Siapa yang kangen sama Dendi?

Selain itu juga kalian bisa menemukan "saudara" jauh Pudge di game kesayangan kalian, Mobile Legends dengan nama Franco.


Set skill yang dimiliki tidak berubah sejak saat itu, hanya saja ada penyesuaian untuk efek dari skill yang dipunya. Seperti Meat Hook yang kini memiliki atirbut damage pure, kemudia Flesh Heap yang memiliki efek retroactive dan juga beberapa penyesuaian lain agar game semakin seimbang.

No More Blink Dagger

sejarah pudge

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa salah satu item spike milik Pudge adalah Blink Dagger. Namun siapa sangka bahwa Pudge dulunya tidak diperbolehkan menggunakan item ini loh! Lah kok bisa? Kenapa? Ya yang jelas sih takut di salah gunakan.

Bayangkan saya kalau Pudge nge-blink ke cliff, terus kalian ditarik dan bakal diem di sana sampai kapan kalian tidak tahu. “Tapi kan ada town portal!” Ya memang ada sih, kalau pas kalian bawa waktu ditarik itu tidak masalah, tapi kalau tidak bawa bagaimana?

Ya di antar kurir lah!Yee bocah jaman sekarang mana ngarti, asal kalian tahu ya kalau flying courier itu tidak ada hingga patch 6.03. Sedangkan ini masih berada di patch 5.83, mau nunggu sampai patch yang ada flying courier nya rilis? Macem banyak aja billing warnet lu!

Pudge War

sejarah pudge

Dikarenakan memiliki set skill yang unik, yaitu Meat Hook miliknya yang terbilang gampang-gampang susah untuk dikuasai. Hingga akhirnya menggelitik para pemain DoTA all stars untuk menciptakan satu mini game, yang berfokus pada penggunaan Meat Hook milik Pudge.

Diberi nama Pudge War, mini game ini bertujuan menghabisi lawan dengan cara menariknya dengan menggunakan hook ke daerah kalian. Terbagi menjadi dua kubu dan dipisahkan oleh sungai, kalian tidak bisa melewati sungai tersebut.

Cukup menyenangkan sehingga membuat banyak hero lain akhirnya dibuat juga mini gamenya, seperti Nevermore War, Axe War, Mirana War hingga Glaive War dengang menggunakan Silencer.

Saudara Tapi Beda Orang Tua

sejarah pudge

Sumber: Duniagmes.co.id

Merupakan hero yang pertama kali memiliki set skill sangat unik, seperti Meat Hook dan juga Dismember, membuat Pudge akhirnya menjadi bahan “inspirasi” dari hero lain di game lain sejenis. Pudge memiliki banyak saudara yang mirip dengannya namun beda orang tua.

Sebut saja yang benar-benar mirip adalah Devourer dari Heroes of Newerth. Memiliki bentuk badan yang sama, senjata yang sama hanya bedanya dia tidak menggunakan hook, tapi menggunakan lidah panjang seperti milik iguana. Namun semua set skill nya benar-benar sama persis hanya saja ultimatenya sedikit memiliki efek berbeda.

Selain itu juga kalian bisa menemukan “saudara” jauh Pudge di game kesayangan kalian, Mobile Legends dengan nama Franco. Meskipun memiliki penampilan yang berbeda namun tiga skill yang dimiliki Franco, sejatinya tidak jauh berbeda dengan Pudge.

Seperti skill Iron Hook miliknya yang menarik lawan ke arah dia, sama halnya seperti Meat Hook milik Pudge. Kemudian Fury Shock yang juga memberikan damage serta efek slow ke lawan, namun bedanya dengan Rot milik pudge adalah Rot tidak memiliki nuke damage sedangkan Fury Shock punya.

Lalu yang terakhir adalah ultimate milik Franco yang juga sama dengan Dismember milik Pudge. Sama-sama membuat lawan tidak berdaya dan tidak bergerak selama beberapa saat, serta memberikan damage yang sama.

Hanya berbeda di animasi saja, jika Pudge mencoba memakan hero yang terkena Dismember, Franco menghajar hero yang terkena Brutal Massacre atau ultimate skill miliknya.

Pudge di Dota 2

sejarah pudge

Sumber: YouTube
QOneRayGame

Akhirnya! Kita masuk ke bab yang mungkin kalian semua sudah familiar. Pudge di Dota 2 pertama kali di kenalkan sebagai salah satu hero yang bisa dimainkan, berbarengan dengan The International 2011 atau TI1 pertama di Cologne, Jerman.

Pudge versi pertama memiliki tampilan yang benar-benar menyeramkan, hampir mirip dengan Pudge dari DoTA All Stars, botak dan tidak memiliki rambut. Namun mengalami rework dan penampilannya kini sedikit lebih trendy dan stylish karena rambut barunya yang mirip Elvis Presley.

Blink Dagger At last!

sejarah pudge

Sumber: Valve Database

Setelah lama Pudge dipisahkan dari Blink Dagger, akhirnya pada patch 6.79 Pudge dipersatukan kembai dengan item kesayangan dia Blink Dagger. Karena pada patch ini ada sedikit penyesuaian terhadap beberapa aspek seperti Pathing.

Karena jika kalian tertarik oleh Pudge di area yang sulit atau tidak mungkin dijangkau dengan auto route, kalian memiliki waktu sekitar lima detik untuk bisa jalan turun dari tempat tersebut. Selain itu juga kalian sudah bisa kabur menggunakan TP scroll yang bisa diantarkan oleh flying courier.

Namun tetap saja, meski sudah mendapatkan beberapa nerf di sana-sini, penggunaan Blink Dagger di Pudge tetap dinilai sebagai salah satu yang super imba. Kalian bisa tiba-tiba langsung menggunakan Dismember ke lawan yang lengah, pada saat mencoba kabur kalian bisa menggunakan Hook untuk menariknya.

Drama The International

sejarah pudge

Sumber: Valve Database

Pudge adalah salah satu Hero yang sempat menjadi bahan Drama, tidak tanggung-tanggung dia menjadi bahan drama serta perdebatan di event besar sekelas The International. Jika kalian masih ingat di The International 3 pada saat Na’Vi menghadapi Ehome.

Na’Vi yang sedang dalam keadaan tertinggal, akhirnya bisa mengimbangi permainan bahkan memenangkan match tersebut setelah sedikit menampilkan permainan “ajaib”, kombinasi antara Chen dan juga Pudge yang sempat memicu kontroversi.

Banyak yang menuduh bahwa Na’Vi memanfaatkan bug yang ada untuk memenangkan pertandingan, namun akhirnya para juri tetap memenangkan Na’Vi karena move Fountain Hook tersebut di anggap sebagai salah satu game mechanics yang memang sudah ada dan menunggu untuk di eksploitasi.

Tetapi tetap, setelah kejadian itu Valve selaku pihak developer langsung membenahi “game mechanics” tersebut, jadi tidak bisa lagi dipergunakan.


Nah itu tadi essay singkat tentang sejarah Pudge Dota 2 yang mungkin kalian tidak tahu, tuliskan pendapat kalian pada kolom komentar dan jangan lupa untuk share artikel ini serta tag teman kalian juga ya.


Banner Tournament Coming Soon
Mau jadi atlet esports, tapi gak punya tim? Bingung cari turnamen esports buat diikutin? Santuy lur, GGWP.ID lagi bikin platform turnamen di tournament.ggwp.id. Di sini, kamu bisa mencari teman untuk buat tim dan juga daftar turnamen buat mengasah skill tim dan dapat hadiah! Yuk sign up dulu di sini, biar bisa langsung coba setelah resmi dirilis. GRATIS mhanks!


Tentang Penulis

Leonanda Ferry

He's known as many names, one of them is Lele Dugong!

Artikel Terkait

Inget rank dulu, baru stream! Tar warrior sok-sokan stream, malah ancur lur..