Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Install
For
You

Review Nostalgia Cyberpunk 2077: Apa Kabar Night City Hari Ini?

Review Nostalgia Cyberpunk 2077: Apa Kabar Night City Hari Ini?
Official art Cyberpunk 2077
Intinya Sih
  • Cyberpunk 2077 sempat jadi simbol kegagalan besar saat rilis 2020 karena bug parah, performa buruk, dan penarikan dari PlayStation Store.
  • CD Projekt Red melakukan perombakan besar lewat update 2.0 dan ekspansi Phantom Liberty yang menghadirkan gameplay lebih tajam, AI hidup, serta performa stabil.
  • Night City kini terasa dinamis dengan narasi matang dan sistem progresi fleksibel, menandai kebangkitan Cyberpunk 2077 sebagai RPG modern setelah masa kelam peluncurannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ada masa di mana menyebut Cyberpunk 2077 langsung diikuti tawa sinis. Tahun 2020, game ini menjadi simbol overhype yang runtuh, rilis penuh bug, performa buruk, hingga penarikan dari Sony Interactive Entertainment Store.

Hari ini, narasinya berubah. Pertanyaannya bukan lagi “seburuk itu kah?” tapi “sejauh apa Cyberpunk sudah bangkit?”

2020: Janji Besar, Jatuh Lebih Keras

Review Nostalgia Cyberpunk 2077 Apa Kabar Night City Hari Ini - Bug.jpeg
Bug di awal perilisan game ini masih cukup menghantui

Saat pertama kali dirilis oleh CD Projekt Red, Cyberpunk 2077 membawa ekspektasi yang nyaris mustahil dipenuhi.

  • Dunia futuristik ambisius: Night City
  • Narasi kompleks dengan banyak pilihan
  • Hype bertahun-tahun sejak reveal

Namun realitanya:

  • Bug di mana-mana
  • AI terasa “mati”
  • Versi console lama nyaris tidak playable

Cyberpunk bukan sekadar gagal, ia menjadi studi kasus tentang bahaya overpromise.

2023-Sekarang: Rebuild yang Tidak Setengah-Setengah

Yang membuat Cyberpunk menarik untuk dibahas hari ini adalah satu hal: CD Projekt Red terlihat tidak menyerah.

Lewat update besar 2.0 dan ekspansi Cyberpunk 2077: Phantom Liberty, game ini praktis “lahir ulang”.

Perubahan yang terasa signifikan, mulai dari perubahan signifikan pada skill tree, combat yang di redesain sehinggal menampilkan gameplay yang lebih tajam, dunia yang terasa lebih hidup lewat sistem AI yang diperbaiki, hingga yang paling penting adalah perfomance yang jauh lebih stabil dibanding versi awal perilisan.

Bahkan Phantom Liberty, DLC Cyberpunk 2077, membawa narasi baru yang lebih fokus dan matang bahkan banyak yang menganggap kualitasnya setara, atau lebih baik, dari campaign utama.

Review Nostalgia Cyberpunk 2077 Apa Kabar Night City Hari Ini - 1.jpeg
Night City tidak lagi suram

Night City Hari Ini: Kota yang Akhirnya Hidup

Hari ini, Night City terasa sangat berbeda dibandingkan versi awalnya. Kota yang dulu hanya tampak indah dari jauh kini terasa lebih hidup, dengan sistem AI yang lebih responsif dan interaksi yang lebih organik. Sistem combat dan progression juga mengalami perubahan besar, membuat setiap build karakter terasa lebih bermakna dan fleksibel. Bahkan dari sisi narasi, Phantom Liberty menghadirkan cerita yang lebih fokus dan matang, memperkuat identitas Cyberpunk sebagai RPG berbasis cerita, bukan sekadar open-world sandbox yang ambisius.

Meski begitu, bayang-bayang masa lalunya tidak sepenuhnya hilang. Reputasi buruk saat launch tetap menjadi bagian dari sejarah Cyberpunk 2077, dan bagi sebagian pemain, kepercayaan yang sempat hilang tidak mudah untuk kembali begitu saja. Beberapa sistem juga masih terasa belum sepenuhnya memenuhi janji awal yang dulu digaungkan sebelum rilis. Namun, sulit untuk menyangkal bahwa perubahan yang terjadi bukan sekadar perbaikan kecil, melainkan transformasi yang nyata.

Melihat Cyberpunk 2077 hari ini adalah seperti melihat sebuah redemption arc yang jarang terjadi di industri game. Dari bahan ejekan, ia berhasil bertransformasi menjadi salah satu RPG modern yang layak dimainkan. Ini bukan hanya soal memperbaiki bug, tapi tentang bagaimana sebuah developer memilih untuk bertanggung jawab atas produknya, bahkan setelah kegagalan besar.

Jadi, apa kabar Cyberpunk hari ini? Jawabannya sederhana: ia akhirnya menjadi game yang dulu dijanjikan, meski harus menempuh jalan yang panjang dan penuh luka untuk sampai ke titik ini.

Share
Topics
Editorial Team
Brian Chuang
EditorBrian Chuang
Follow Us

Related Articles

See More