Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

Ditjen Pajak Buka Suara soal Kritik CEO Toge Productions

Ditjen Pajak Buka Suara soal Kritik CEO Toge Productions
Ditjen Pajak (Dok. GGWP)
Intinya Sih
  • Direktorat Jenderal Pajak menanggapi kritik CEO Toge Productions terkait dugaan penagihan pajak, menegaskan tidak bisa membahas wajib pajak tertentu karena terikat kerahasiaan data.
  • DJP menjelaskan perlakuan pajak bergantung pada karakteristik biaya dan masa manfaatnya, termasuk isu amortisasi biaya pengembangan game yang jadi sorotan industri.
  • Lembaga tersebut menegaskan proses pemeriksaan dilakukan profesional, membuka ruang dialog, serta berkomitmen mendukung pertumbuhan sektor kreatif dan ekonomi digital Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Respons resmi akhirnya disampaikan Direktorat Jenderal Pajak terkait polemik perhitungan pajak yang ramai diperbincangkan pelaku industri game.

Pernyataan ini muncul setelah CEO Toge Productions, Kris Antoni, mengungkapkan kekecewaannya atas dugaan penagihan pajak kurang bayar yang dikaitkan dengan biaya pengembangan game.

Dalam keterangan resminya, DJP menegaskan bahwa mereka memahami perhatian publik, khususnya dari pelaku industri game dan sektor ekonomi kreatif.

Namun, lembaga tersebut tidak dapat membahas kondisi wajib pajak tertentu karena terikat kewajiban menjaga kerahasiaan data perpajakan sesuai undang undang.

DJP kemudian memberikan penjelasan secara umum mengenai perlakuan pajak atas suatu biaya.

Disebutkan bahwa penghitungan pajak ditentukan berdasarkan karakteristik biaya dan masa manfaatnya. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan perhitungan pajak berjalan adil, proporsional, serta memberikan kepastian hukum.

Penjelasan ini relevan dengan perdebatan soal amortisasi biaya pengembangan game. Dalam praktik akuntansi, amortisasi dilakukan ketika biaya tertentu dikapitalisasi dan dibebankan secara bertahap sesuai masa manfaat.

Pada industri game, isu ini menjadi sensitif karena proses development bisa berlangsung lama sebelum menghasilkan pendapatan.

DJP juga menekankan bahwa setiap proses pemeriksaan dilaksanakan secara profesional dan objektif.

Wajib pajak memiliki ruang untuk menyampaikan klarifikasi dan berdialog selama proses berlangsung. Artinya, terdapat mekanisme komunikasi yang bisa ditempuh jika terjadi perbedaan interpretasi aturan.

Lebih jauh, DJP menyampaikan apresiasi terhadap peran industri game sebagai bagian dari masa depan ekonomi Indonesia.

Sektor ini dinilai memiliki kontribusi penting dalam pengembangan ekonomi digital berbasis intellectual property. DJP menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan, pendampingan, serta kepastian hukum guna mendukung pertumbuhan sektor kreatif.

kris antoni.jpg
Kris Antoni (Dok. Tech in Asia)

Di tengah pernyataan tersebut, perhatian publik tetap tertuju pada dampaknya bagi ekosistem.

Toge Productions dikenal lewat judul seperti Coffee Talk dan A Space for the Unbound yang berhasil menembus pasar global.

Wacana relokasi operasional tentu memunculkan kekhawatiran lebih luas, mengingat industri game lokal masih berjuang memperbesar pangsa pasar di dalam negeri.

Bagi pelaku industri, kepastian regulasi menjadi fondasi utama.

Model bisnis game berbeda dengan sektor konvensional karena membutuhkan waktu produksi panjang dan investasi besar sebelum memperoleh pemasukan. Ketika muncul perbedaan pemahaman terkait aturan fiskal, dampaknya dapat memengaruhi keberlanjutan proyek.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Jaelani
EditorDoni Jaelani
Follow Us

Latest in Gaming

See More