Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Fakta Game Subnautica 2 yang Wajib Kamu Ketahui

7 Fakta Game Subnautica 2 yang Wajib Kamu Ketahui
Poster game Subnautica 2 (dlccompare.com)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Subnautica 2 akan rilis Early Access pada 14 Mei 2026 setelah penundaan, dengan fokus peningkatan kualitas dan partisipasi pemain dalam pengembangan menuju versi final.
  • Game ini hadir dengan dunia laut alien baru, fitur multiplayer hingga empat pemain, serta monster Leviathan cerdas yang meningkatkan ketegangan eksplorasi bawah laut.
  • Dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5, Subnautica 2 menawarkan visual realistis, sistem pembangunan markas lebih kompleks, dan tetap mempertahankan identitas survival meski sempat dilanda drama internal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Game survival bawah laut akhirnya kembali lewat kehadiran Subnautica 2 yang sudah lama dinanti para gamer.

Sekuel terbaru dari seri legendaris ini membawa banyak perubahan besar, mulai dari dunia alien baru, fitur multiplayer, sampai monster Leviathan yang jauh lebih mengerikan.

Tidak hanya sekadar meneruskan cerita lama, game ini juga hadir dengan skala yang lebih besar dan teknologi yang lebih modern menggunakan Unreal Engine 5.

Buat kamu yang penasaran seperti apa keseruan game ini, berikut tujuh fakta penting tentang Subnautica 2 yang wajib diketahui sebelum mulai menyelam ke dunia laut alien penuh misteri tersebut.

1. Subnautica 2 Resmi Rilis Early Access pada Mei 2026

Fakta Subnautica 2
Dikejar monster bawah laut di Subnautica 2 (cbr.com)

Salah satu kabar paling penting adalah tanggal perilisan Subnautica 2 yang akhirnya resmi diumumkan.

Game ini meluncur dalam versi Early Access pada 14 Mei 2026 setelah sempat mengalami beberapa kali penundaan.

Awalnya, game ini direncanakan hadir pada 2025, tetapi proses pengembangannya ternyata membutuhkan waktu tambahan agar kualitasnya lebih maksimal.

Penundaan tersebut sempat memunculkan berbagai rumor di kalangan komunitas gamer, apalagi setelah terjadi pergantian pimpinan di studio pengembang Unknown Worlds.

Meski begitu, pihak publisher Krafton memastikan bahwa penundaan dilakukan demi meningkatkan kualitas game sebelum dimainkan publik.

Menariknya lagi, selama masa Early Access, pemain juga bisa memberikan masukan langsung kepada developer agar pengembangan game semakin matang menuju versi final.

2. Menghadirkan Dunia Alien Baru yang Lebih Mengerikan

Fakta Subnautica 2
lanskap laut di Subnautica 2 (gamerant.com)

Berbeda dari game sebelumnya, Subnautica 2 menghadirkan planet laut alien baru dengan suasana yang jauh lebih misterius dan menyeramkan.

Pemain akan berperan sebagai seorang pionir yang dikirim ke dunia asing untuk menjalankan misi tertentu.

Namun, semuanya berubah ketika AI kapal mulai memberikan perintah aneh yang mengarah pada misteri besar.

Developer juga memberi petunjuk bahwa dunia baru ini terlalu berbahaya bagi manusia biasa.

Ada kemungkinan pemain harus mengalami perubahan biologis demi bertahan hidup.

Konsep ini membuat cerita game terasa lebih gelap dibanding seri sebelumnya.

Selain itu, lingkungan dalam game dibuat sepenuhnya secara hand-crafted, sehingga setiap wilayah terasa unik dan penuh detail.

Mulai dari gua bawah laut, terumbu asing, hingga kedalaman gelap yang dipenuhi makhluk aneh siap membuat pemain merasa tegang sepanjang permainan.

3. Kini Mendukung Multiplayer hingga 4 Pemain

Fakta Subnautica 2
Ikan monster Subnautica 2 (cbr.com)

Salah satu fitur paling ditunggu akhirnya hadir di Subnautica 2, yaitu mode multiplayer co-op.

Jika seri sebelumnya hanya bisa dimainkan sendirian, kini pemain dapat menjelajahi lautan alien bersama teman hingga empat orang sekaligus.

Kehadiran fitur ini membuat pengalaman bermain terasa jauh lebih seru dan tidak terlalu sepi.

Menariknya lagi, game ini juga mendukung fitur crossplay, sehingga pemain PC dan Xbox bisa bermain bersama tanpa batas platform.

Developer bahkan membuat sistem multiplayer yang praktis.

Pemain dapat mengubah save single-player menjadi multiplayer tanpa harus memulai permainan baru dari awal.

Selain itu, tersedia fitur daftar teman khusus dalam game yang memudahkan undangan lintas platform.

Dengan adanya multiplayer, aktivitas seperti membangun markas, mencari sumber daya, dan menghadapi monster Leviathan akan terasa jauh lebih menegangkan sekaligus menyenangkan.

4. Monster Leviathan Baru Jauh Lebih Pintar dan Menakutkan

Fakta Subnautica 2
Mode FPS mencekam di Subnautica 2 (gamerant.com)

Kalau kamu mengira Reaper Leviathan di game pertama sudah menyeramkan, maka Subnautica 2 menghadirkan ancaman baru bernama Collector Leviathan.

Monster laut raksasa ini disebut sebagai Leviathan paling berbahaya dalam seri Subnautica sejauh ini.

Yang membuatnya mengerikan bukan hanya ukuran tubuhnya, tetapi juga kecerdasan AI yang menggunakan teknologi Unreal Engine 5.

Monster ini mampu merespons cahaya, suara, dan tindakan pemain secara real-time.

Jadi, semakin ceroboh kamu bergerak di kedalaman laut, semakin besar kemungkinan monster tersebut mendeteksi keberadaanmu.

Collector Leviathan juga memiliki animasi tentakel yang sangat detail, serangan gelombang kejut, serta suara raungan mengerikan yang bisa membuat panik.

Kehadiran monster ini membuat eksplorasi laut dalam terasa jauh lebih intens dan penuh rasa takut.

5. Sistem Base Building Mengalami Perombakan Besar

Fakta Subnautica 2
2 Karakter di Subnautica 2 (gamerant.com)

Salah satu fitur favorit penggemar Subnautica adalah membangun markas bawah laut, dan di Subnautica 2 sistem ini dibuat jauh lebih kompleks.

Developer melakukan overhaul besar-besaran terhadap fitur pembangunan markas agar pemain memiliki lebih banyak kebebasan berkreasi.

Kini pemain bisa membuat markas dengan desain yang lebih luas dan fleksibel sesuai kebutuhan eksplorasi.

Selain berfungsi sebagai tempat berlindung, markas juga menjadi pusat penelitian, penyimpanan sumber daya, hingga pengembangan teknologi baru.

Sistem pemindaian lingkungan juga semakin penting karena pemain harus mencari berbagai material dan cetak biru untuk membuka bangunan atau kendaraan baru.

Dengan peningkatan ini, aspek survival dalam game menjadi lebih mendalam karena pemain benar-benar harus memikirkan strategi bertahan hidup di dunia laut alien yang berbahaya.

6. Menggunakan Unreal Engine 5 dengan Visual Lebih Realistis

Fakta Subnautica 2
Mode FPS Subnautica 2 (gamerant.com)

Secara visual, Subnautica 2 tampil jauh lebih memukau dibanding seri sebelumnya.

Game ini dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5 yang memungkinkan pencahayaan, efek air, dan detail lingkungan terlihat sangat realistis.

Dunia bawah laut dalam game terasa hidup dengan efek visual yang menawan sekaligus menyeramkan.

Mulai dari pantulan cahaya di air, gerakan tanaman laut, hingga monster raksasa yang muncul dari kegelapan terlihat sangat sinematik.

Teknologi ini juga memungkinkan AI monster bergerak lebih alami dan dinamis.

Selain itu, penggunaan Unreal Engine 5 membuka peluang game hadir di lebih banyak platform modern di masa depan.

Saat ini game sudah tersedia untuk Xbox Series X/S, PC, dan Xbox Game Pass dalam versi Early Access.

Walau belum ada pengumuman resmi untuk PS5 atau Nintendo Switch 2, peluangnya masih cukup terbuka.

7. Pengembangan Game Penuh Drama dan Pergantian Pimpinan

Fakta Subnautica 2
Ikan monster di Subnautica 2 (gameinformer.com)

Di balik antusiasme besar terhadap Subnautica 2, ternyata proses pengembangannya dipenuhi drama internal. Pada 2025, terjadi pergantian besar di tubuh studio Unknown Worlds.

Pendiri asli sekaligus kreator Subnautica digantikan oleh Steve Papoutsis yang sebelumnya dikenal lewat seri Dead Space dan The Callisto Protocol.

Perubahan ini sempat memicu kekhawatiran komunitas karena banyak penggemar takut identitas asli Subnautica akan berubah.

Bahkan, sempat muncul laporan gugatan hukum antara mantan pimpinan studio dan pihak publisher Krafton.

Meski begitu, developer memastikan bahwa game ini tetap mempertahankan fokus utama sebagai pengalaman single-player survival dengan tambahan multiplayer opsional.

Mereka juga menegaskan bahwa game tidak akan menggunakan sistem battle pass, lootbox, maupun langganan berbayar. Hal tersebut membuat banyak penggemar kembali optimis terhadap masa depan game ini.

Subnautica 2 menjadi salah satu game survival paling menarik di 2026 karena menghadirkan dunia alien baru, monster Leviathan yang lebih mengerikan, serta fitur multiplayer yang selama ini diimpikan penggemar.

Ditambah visual Unreal Engine 5 dan sistem pembangunan markas yang lebih kompleks, pengalaman bermain terasa jauh lebih imersif.

Meski sempat mengalami drama pengembangan dan penundaan rilis, antusiasme gamer tetap sangat tinggi.

Jika kamu suka eksplorasi, survival, dan suasana laut penuh misteri, game ini jelas wajib masuk daftar permainan yang harus dicoba.

FAQ Tentang Game Subnautica 2

1. Kapan Subnautica 2 dirilis?

Game ini rilis dalam versi Early Access pada 14 Mei 2026.

2. Apakah Subnautica 2 punya multiplayer?

Ya, game ini mendukung multiplayer co-op hingga empat pemain.

3. Platform apa saja yang mendukung Subnautica 2?

Saat ini tersedia di PC, Xbox Series X/S, dan Xbox Game Pass.

4. Siapa monster utama di Subnautica 2?

Monster utama baru bernama Collector Leviathan.

5. Apakah Subnautica 2 menggunakan Unreal Engine 5?

Ya, game ini dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5 untuk visual lebih realistis.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Jaelani
Valya Annisya
Doni Jaelani
EditorDoni Jaelani

Related Articles

See More