Nuon Jadikan Pengembangan IP Lokal Fokus Strategis pada 2026

- PT Nuon Digital Indonesia menetapkan pengembangan IP lokal sebagai fokus strategis 2026 untuk memperkuat rantai nilai industri hiburan digital nasional dari sisi konten, distribusi, hingga monetisasi.
- Nuon memanfaatkan kekuatan distribusi digital dan dukungan ekosistem Telkom Group guna menekan value leakage serta memastikan pertumbuhan ekosistem digital nasional yang mandiri dan berkelanjutan.
- Melalui integrasi layanan seperti UPOINT.ID, Langit Musik, PlayUp, HELD, dan Tiketapasaja.com, Nuon membangun model bisnis terhubung yang memperluas monetisasi sekaligus meningkatkan daya saing kreator lokal.
PT Nuon Digital Indonesia (Nuon), anak usaha dari Telkom Indonesia, menjadikan pengembangan IP lokal fokus strategi pada 2026.
Hal tersebut disampaikan dalam agenda Media Update 2026 pada Rabu (04/03/2026), di mana perusahaan memaparkan strategi untuk memperkuat rantai nilai industri hiburan digital nasional—mulai dari konten, distribusi, hingga monetisasi.

Di tengah pesatnya pertumbuhan industri hiburan digital, Nuon berupaya memosisikan diri sebagai platform penghubung yang menyatukan berbagai elemen ekosistem digital. Pendekatan ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi digital yang selama ini belum sepenuhnya tergarap di dalam negeri.
Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025, sektor media online Indonesia diproyeksikan mencapai nilai USD 10–12 miliar pada 2026–2027. Dengan lebih dari 190 juta konsumen digital serta sekitar 175 juta pemain game aktif, Indonesia menjadi salah satu pasar digital terbesar di Asia Tenggara.
Namun, besarnya pasar tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi maksimal di dalam negeri. Sebagian besar monetisasi konten digital masih terkonsentrasi pada platform global, sehingga menciptakan value leakage—situasi di mana nilai ekonomi yang dihasilkan dari konsumsi digital domestik justru mengalir ke luar negeri.
CEO Nuon, Aris Sudewo, menegaskan bahwa perusahaan mengambil peran penting di salah satu titik krusial dalam rantai nilai digital, yakni pada sisi distribusi dan monetisasi.
“Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh."
"Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar—kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Aris.

Keunggulan kompetitif Nuon terletak pada kemampuannya mengintegrasikan berbagai elemen ekosistem digital dalam satu sistem yang saling terhubung. Mulai dari penciptaan intellectual property (IP), distribusi platform, sistem pembayaran, hingga pemanfaatan insight perilaku konsumen untuk meningkatkan nilai ekonomi layanan digital.
Dukungan dari ekosistem Telkom Group juga menjadi faktor penting. Dengan basis lebih dari 158 juta pengguna seluler dan sekitar 11 juta rumah tangga broadband, Nuon memiliki fondasi kuat untuk memperluas jangkauan layanan digital.
Selain itu, terdapat potensi addressable market yang lebih luas, mencakup sekitar 182 juta pengguna seluler serta lebih dari 4 juta rumah tangga broadband tambahan.
Integrasi ini tidak hanya bertujuan memperluas distribusi layanan digital, tetapi juga meningkatkan konversi, retensi pengguna, serta monetisasi secara end-to-end. Model tersebut membentuk sebuah ecosystem flywheel, di mana setiap layanan saling memperkuat dan meningkatkan nilai ekonomi per pengguna secara berkelanjutan.
Nuon juga memanfaatkan teknologi Direct Carrier Billing (DCB) untuk menghadirkan metode pembayaran alternatif.
Melalui integrasi ini, pengguna dapat melakukan pembayaran layanan digital langsung melalui pulsa operator, sehingga menjangkau segmen unbanked dan underbanked yang belum memiliki akses luas ke layanan perbankan.
Pendekatan tersebut membuka peluang baru bagi kreator dan mitra konten untuk meningkatkan konversi pembelian serta memperluas sumber pendapatan dari konten digital premium.

Saat ini, Nuon telah mengembangkan berbagai lini bisnis yang saling terhubung dalam ekosistem digital lifestyle. Di sektor game, perusahaan mengelola distribusi dan top-up digital melalui platform UPOINT.ID.
Di industri musik digital, Nuon menghadirkan layanan streaming dan agregasi melalui Langit Musik dan Langitku, serta layanan musik latar PlayUp yang dirancang untuk memperluas peluang monetisasi bagi musisi lokal.
Sementara itu, pada sektor gaming berbasis cloud, Nuon tengah mengembangkan layanan HELD yang saat ini memasuki tahap playtest. Di lini live experiences, perusahaan juga menghadirkan layanan ticketing melalui Tiketapasaja.com untuk mendukung distribusi tiket berbagai acara hiburan.
Ke depan, pengembangan IP lokal menjadi salah satu fokus strategis Nuon pada 2026. Langkah ini bertujuan memperkuat kepemilikan aset kreatif dalam negeri sekaligus meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia di pasar global.
Menurut Aris, integrasi berbagai layanan tersebut tidak hanya memperluas sumber pendapatan perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi Nuon sebagai aset digital strategis dalam ekosistem Telkom Group.
“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group. Model ini tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik."
"Dalam jangka panjang, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kreatif nasional sekaligus mendorong kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Aris.
FAQ
| Apa itu PT Nuon Digital Indonesia? | PT Nuon Digital Indonesia adalah anak perusahaan Telkom Indonesia yang fokus mengembangkan ekosistem digital lifestyle di Indonesia. Nuon menghadirkan berbagai layanan digital seperti distribusi gim, streaming musik, layanan gaming, hingga ticketing untuk mendukung pertumbuhan industri hiburan digital nasional. |
| Apa tujuan Nuon dalam mengembangkan ekosistem digital lifestyle? | Nuon bertujuan menghubungkan konten, distribusi, dan monetisasi dalam satu ekosistem terintegrasi. Strategi ini dilakukan untuk mengurangi value leakage, yaitu aliran nilai ekonomi digital yang keluar dari Indonesia, serta memperkuat industri kreatif lokal agar lebih kompetitif. |
| Mengapa pasar digital Indonesia dianggap sangat potensial? | Menurut laporan e-Conomy SEA 2025, Indonesia memiliki lebih dari 190 juta konsumen digital dan sekitar 175 juta pemain gim aktif. Besarnya jumlah pengguna ini membuat Indonesia menjadi salah satu pasar digital terbesar di Asia Tenggara dengan potensi nilai ekonomi hingga miliaran dolar dalam beberapa tahun ke depan. |

















