Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

7 Game Masterpiece PS1 yang Wajib Kamu Mainkan Kembali

7 Game Masterpiece PS1 yang Wajib Kamu Mainkan Kembali
Dari RPG gelap hingga survival horror yang bikin tegang, game-game ini membentuk cara kita menikmati video game saat ini (thegamer.com)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Tujuh game legendaris PS1 seperti King's Field, Resident Evil, dan Metal Gear Solid dianggap sebagai fondasi penting yang membentuk arah perkembangan industri game modern.
  • Masing-masing game menghadirkan inovasi unik, mulai dari eksplorasi 3D awal di Jumping Flash hingga horor psikologis mendalam dalam Silent Hill yang meninggalkan kesan abadi.
  • Meski teknologi telah maju, gameplay dan desain klasik dari era PS1 tetap relevan serta menjadi simbol keemasan sejarah video game yang layak dimainkan kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Era PlayStation pertama adalah masa keemasan industri game yang penuh inovasi. Banyak judul lahir bukan sekadar hiburan, tapi juga menjadi fondasi bagi genre modern.

Dari RPG gelap hingga survival horror yang bikin tegang, game-game ini membentuk cara kita menikmati video game saat ini.

Nah, kalau kamu ingin nostalgia sekaligus memahami sejarah gaming, tujuh game masterpiece PS1 ini wajib banget kamu coba lagi!

1. King's Field (1994)

Game Masterpiece PS1
Kalau kamu penggemar FromSoftware dan seri Souls, maka King’s Field adalah titik awal yang tidak boleh dilewatkan (thegamer.com)

Kalau kamu penggemar FromSoftware dan seri Souls, maka King’s Field adalah titik awal yang tidak boleh dilewatkan.

Game ini merupakan action RPG dengan sudut pandang orang pertama yang menghadirkan dungeon gelap penuh tantangan.

Tingkat kesulitannya bahkan sudah terasa sadis sejak awal, jauh sebelum era Demon's Souls.

Walau terlihat sederhana, atmosfernya sangat kuat dengan eksplorasi yang terasa lambat namun menegangkan. Sistem pertarungan yang kaku justru menjadi ciri khas yang menuntut kesabaran pemain.

Menariknya, di sinilah fondasi desain Soulslike mulai terbentuk, mulai dari dunia misterius hingga gameplay yang menghukum kesalahan. Buat kamu yang penasaran asal-usul genre ini, game ini adalah must-play sejati.

2. Jumping Flash (1995)

Game Masterpiece PS1
Namun, Jumping Flash hadir sebagai salah satu pelopor platformer 3D dengan sudut pandang orang pertama (thegamer.com)

Di tahun awal PS1, tidak banyak game yang benar-benar menonjol. Namun, Jumping Flash hadir sebagai salah satu pelopor platformer 3D dengan sudut pandang orang pertama.

Bahkan, game ini rilis sebelum Super Mario 64 yang sering dianggap pionir genre tersebut.

Kontrolnya memang terasa unik karena belum menggunakan analog stick, tapi justru di situlah daya tariknya.

Desain level vertikal dan mekanik lompat tinggi membuat pengalaman bermain terasa berbeda dari game lain di zamannya.

Meski terkesan jadul, gameplay-nya tetap solid karena dirancang sesuai dengan keterbatasan kontrol saat itu. Ini adalah contoh bagaimana inovasi bisa lahir dari keterbatasan.

3. Resident Evil (1996)

Game Masterpiece PS1
Game ini bukan hanya populer, tapi juga menjadi cetak biru bagi genre tersebut (thegamer.com)

Kalau bicara survival horror, nama Resident Evil pasti langsung terlintas. Game ini bukan hanya populer, tapi juga menjadi cetak biru bagi genre tersebut.

Dengan sistem manajemen item terbatas, puzzle, dan suasana mencekam, game ini sukses menciptakan pengalaman yang ikonik.

Dikembangkan oleh Capcom, game ini memperkenalkan konsep eksplorasi mansion penuh misteri dengan sudut kamera statis yang khas.

Banyak mekanik di game modern, seperti Alan Wake 2, masih terinspirasi dari formula ini. Walaupun grafisnya sudah tua, rasa tegangnya masih terasa kuat hingga sekarang. Ini adalah bukti bahwa desain game yang solid bisa melampaui zaman.

4. Castlevania: Symphony of the Night (1997)

Game Masterpiece PS1
Dari segi pengaruh industri, Symphony of the Night punya dampak yang luar biasa (thegamer.com)

Perdebatan soal game terbaik PS1 tahun 1997 memang sering mengarah ke Final Fantasy VII. Tapi dari segi pengaruh industri, Symphony of the Night punya dampak yang luar biasa. Game ini menjadi pondasi genre metroidvania modern.

Berbeda dari seri sebelumnya, game ini menggabungkan eksplorasi ala Metroid dengan sistem leveling dan gear ala RPG.

Hasilnya adalah pengalaman bermain yang sangat adiktif dengan dunia luas yang saling terhubung.

Sampai sekarang, banyak game indie maupun AAA yang masih mengadopsi formula ini. Meski sudah banyak yang melampaui, statusnya sebagai legend tetap tidak tergantikan.

5. Metal Gear Solid (1998)

Game Masterpiece PS1
Game ini adalah definisi dari cinematic gaming di era PS1 (thegamer.com)

Game ini adalah definisi dari cinematic gaming di era PS1. Dibuat oleh Hideo Kojima, Metal Gear Solid menghadirkan pengalaman bermain yang terasa seperti film interaktif.

Dari voice acting, musik, hingga cutscene yang emosional, semuanya terasa sangat ambisius untuk zamannya.

Gameplay stealth yang inovatif juga menjadi standar baru di industri, memengaruhi banyak game seperti Splinter Cell.

Bahkan hingga sekarang, ceritanya masih dianggap salah satu yang terbaik dalam sejarah video game. Ini bukan sekadar game, tapi pengalaman sinematik yang membekas.

6. Silent Hill (1999)

Game Masterpiece PS1
Jika Resident Evil fokus pada ketegangan aksi, maka Silent Hill menawarkan horor psikologis yang jauh lebih dalam (thegamer.com)

Jika Resident Evil fokus pada ketegangan aksi, maka Silent Hill menawarkan horor psikologis yang jauh lebih dalam. Game ini terinspirasi dari karya Stephen King dan David Lynch, menciptakan dunia yang terasa absurd sekaligus menakutkan.

Kekuatan utamanya ada pada atmosfer, sound design, dan cerita yang penuh simbolisme.

Kabut tebal yang menyelimuti kota bukan hanya keterbatasan teknis, tapi juga elemen artistik yang memperkuat suasana.

Walau kontrol dan grafisnya sudah ketinggalan zaman, rasa takut yang dihadirkan masih sangat efektif. Ini adalah bukti bahwa horor terbaik datang dari psikologi, bukan sekadar visual.

7. Tony Hawk's Pro Skater 2 (2000)

Game Masterpiece PS1
Sebagai penutup era PS1, Tony Hawk’s Pro Skater 2 hadir sebagai salah satu game paling fun sepanjang masa (thegamer.com)

Sebagai penutup era PS1, Tony Hawk’s Pro Skater 2 hadir sebagai salah satu game paling fun sepanjang masa. Dibandingkan seri pertamanya, game ini membawa evolusi besar dalam gameplay.

Fitur manual memungkinkan pemain menggabungkan trik menjadi kombo panjang, menciptakan kedalaman gameplay yang jauh lebih kompleks.

Dikembangkan oleh Neversoft, game ini sukses mempopulerkan budaya skateboard ke dunia gaming.

Bahkan hingga sekarang, seri ini masih dikenang sebagai salah satu game olahraga terbaik. Ini adalah contoh sempurna bagaimana sekuel bisa melampaui versi original-nya.

Tujuh game PS1 ini bukan sekadar nostalgia, tapi juga bagian penting dari sejarah industri game. Dari King’s Field yang melahirkan Soulslike hingga Metal Gear Solid yang memperkenalkan cinematic experience, semuanya punya peran besar.

Meski teknologi sudah berkembang pesat, kualitas gameplay dan desain mereka tetap relevan. Jadi, kalau kamu ingin merasakan kembali era keemasan gaming, tidak ada salahnya kembali ke masterpiece klasik ini.

FAQ Singkat Game Masterpiece PS1

1. Apakah game PS1 masih layak dimainkan sekarang?

Masih banget, terutama karena gameplay dan desainnya tetap relevan.

2. Cara main game PS1 di zaman sekarang?

Bisa lewat emulator, PS Classic, atau konsol PlayStation modern.

3. Game mana yang paling cocok untuk pemula?

Tony Hawk’s Pro Skater 2 dan Resident Evil cukup ramah untuk pemula.

4. Game paling berpengaruh dari daftar ini?

Resident Evil dan Metal Gear Solid punya dampak besar di industri.

5. Apakah semua game ini sulit dimainkan?

Tidak semua, tapi beberapa seperti King’s Field memang cukup menantang.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Jaelani
EditorDoni Jaelani
Follow Us

Latest in Gaming

See More