Garena Game Jam 3 Resmi Digelar, Jadi Ajang Lahirnya Developer Game Masa Depan Indonesia

- Garena Game Jam 3 digelar di BINUS University pada 6–8 Februari 2026
- Seleksi ketat, 150 peserta terpilih dari 300 pendaftar dengan dukungan berbagai pihak
- Peserta ditantang mengembangkan game berdasarkan tema “Nothing Works As Expected” untuk memperebutkan hadiah Rp30 juta
Garena kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri game Tanah Air melalui penyelenggaraan Garena Game Jam 3 yang digelar di BINUS University pada 6–8 Februari 2026.
Mengusung slogan “Reinvent the Game”, ajang ini menjadi wadah kompetisi sekaligus ruang networking bagi developer muda dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga fresh graduate untuk menciptakan game dalam waktu 48 jam.
Sebagai kompetisi tahunan, Garena Game Jam merupakan salah satu inisiatif utama Garena dalam mengembangkan talenta game Indonesia. Tidak hanya menghadirkan kompetisi, acara ini juga menjadi sarana transfer ilmu dan pengalaman melalui kehadiran tim Global Game Incubation dan Global Game Developer Garena.
Kedua tim tersebut hadir langsung untuk memberikan mentoring, pendampingan, hingga penjurian bagi seluruh peserta.
“Garena Game Jam merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam mendukung pengembangan talenta game Indonesia. Keterlibatan lebih banyak tim Garena secara global pada edisi kali ini mencerminkan upaya berkelanjutan Garena untuk berbagi pengalaman dan kapabilitas global dalam memperkuat kesiapan talenta muda Indonesia menghadapi kebutuhan industri,” ujar Hans Saleh, Country Head Garena Indonesia.
Table of Content
Seleksi Ketat, 150 Peserta Terpilih

Garena Game Jam 3 diikuti oleh 150 peserta terpilih yang berasal dari berbagai latar belakang. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari sekitar 300 pendaftar.
“Yang mendaftar sebenarnya ada 300 orang, namun kami melakukan kurasi melalui submission, ide, serta proyek yang pernah mereka kerjakan sebelumnya. Kami ingin memastikan peserta yang bergabung memiliki level kemampuan yang cukup seimbang, baik yang ingin membentuk tim maupun bekerja secara individu,” jelas Hans.
Dalam kompetisi ini, para peserta ditantang untuk bekerja sama menyelesaikan berbagai tantangan sekaligus mengembangkan game terbaik dalam waktu terbatas.
Garena Game Jam 3 terselenggara melalui dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Asosiasi Game Indonesia (AGI), Google, dan BINUS University.
Dorong Generasi Kreator Digital

Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Muhammad Neil El Himam, menilai ajang ini menjadi bukti tumbuhnya semangat generasi developer Indonesia.
“Melalui Garena Game Jam 3, kita melihat semangat generasi developer yang tidak hanya ingin menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta. Ini merupakan langkah nyata mendorong transformasi Indonesia dari consumer menjadi kreator dalam industri digital,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Prof. Dr. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, Dekan School of Computer Science BINUS University. Menurutnya, Garena Game Jam menjadi ruang kolaborasi penting antara dunia pendidikan dan industri.
“Ajang ini memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas, problem solving, serta kolaborasi lintas disiplin,” jelasnya.
Tantangan Tema “Nothing Works As Expected”

Pada edisi kali ini, peserta ditantang untuk mengembangkan game berdasarkan tema “Nothing Works As Expected” yang diumumkan saat acara dimulai.
Para peserta menjalani proses intensif mulai dari tahap ideasi, pengembangan game, hingga sesi checkpoint bersama mentor Garena sebelum akhirnya dinilai oleh juri dari Garena Indonesia dan global.
Tim pemenang Garena Game Jam 3 akan memperebutkan hadiah dengan total nilai Rp30 juta, serta kesempatan mengikuti program inkubasi game Garena Indonesia. Program ini memberikan pendampingan lanjutan, termasuk potensi kerja sama pengembangan hingga tahap penerbitan game.
Kesuksesan program ini sebelumnya telah dirasakan tim Flying Dutchman dari ITB, pemenang Garena Game Jam 2. Bersama Garena, mereka berhasil membawa game Rota Sella ke ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025, membuka peluang networking dan memperkenalkan karya mereka ke pelaku industri game nasional maupun internasional.
Melalui Garena Game Jam 3, Garena kembali menegaskan perannya sebagai katalisator lahirnya generasi baru developer game Indonesia yang siap bersaing di kancah global.
FAQ
| Apa itu Garena Game Jam 3? | Garena Game Jam 3 adalah kompetisi pengembangan game yang diselenggarakan Garena untuk pelajar, mahasiswa, dan fresh graduate. Peserta ditantang membuat game dalam waktu 48 jam sekaligus mendapatkan mentoring dari tim developer Garena. |
| Siapa saja yang bisa mengikuti Garena Game Jam? | Ajang ini terbuka untuk talenta muda Indonesia, khususnya dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan lulusan baru yang memiliki minat dan kemampuan dalam pengembangan game. |
| Apa tema yang diusung dalam Garena Game Jam 3? | Pada edisi 2026, Garena Game Jam 3 mengusung tema “Nothing Works As Expected”. Tema ini menantang peserta untuk menciptakan konsep game yang unik dan inovatif berdasarkan interpretasi mereka. |
| Apa keuntungan bagi pemenang Garena Game Jam 3? | Pemenang berkesempatan mendapatkan hadiah total Rp30 juta serta peluang mengikuti program inkubasi Garena Indonesia yang memberikan pendampingan pengembangan game hingga potensi penerbitan. |


















