Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

Evolution Team (EVO) Juara Perdana di CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara

Evolution Team (EVO) Juara Perdana di CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara
Dok. CrossFire Legends
Intinya sih...
  • Tim Vietnam, Evolution Team (EVO), juara perdana di CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara.
  • Total hadiah turnamen CFLC mencapai USD70.000 atau sekitar Rp1,1 miliar, menunjukkan perkembangan pesat ekosistem esports mobile di Asia Tenggara.
  • Babak semifinal hingga Grand Final sukses menarik perhatian ribuan penonton dan siaran langsung mencatat lebih dari 500.000 penayangan, menunjukkan antusiasme komunitas esports mobile yang terus meningkat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Turnamen esports internasional perdana untuk game mobile CrossFire: Legends resmi berakhir pada 8 Februari di Manila, Filipina, menandai tonggak penting dalam perkembangan skena kompetitif mobile first-person shooter (FPS) di kawasan Asia Tenggara.

Kompetisi bertajuk CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara (CFLC) tersebut menghadirkan persaingan ketat dari berbagai tim terbaik regional.

Tim asal Vietnam, Evolution Team (EVO), sukses mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara perdana turnamen ini. Sementara itu, tim tuan rumah KDM harus puas finis sebagai runner-up setelah melalui pertandingan sengit di partai puncak.

Evolution Team (EVO) Juara Perdana di CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara
Dok. CrossFire Legends

Turnamen CFLC memperebutkan total hadiah sebesar USD70.000 atau sekitar Rp1,1 miliar. Ajang ini diikuti oleh tim-tim dari lima negara Asia Tenggara yang bersaing sejak babak awal, menunjukkan perkembangan pesat ekosistem esports mobile di kawasan tersebut.

Indonesia juga turut ambil bagian dalam turnamen ini melalui partisipasi sejumlah tim yang bersaing sejak fase kualifikasi. Keikutsertaan tersebut menjadi bukti meningkatnya kualitas talenta esports nasional, sekaligus menegaskan kesiapan Indonesia untuk bersaing di level regional.

Selain EVO dan KDM, turnamen ini juga menghadirkan sejumlah organisasi esports besar Asia Tenggara seperti EVOS Esports, ONIC Esports, serta Full Sense. Kehadiran tim-tim papan atas tersebut semakin memperkuat daya saing dan kualitas pertandingan sepanjang turnamen.

Babak semifinal hingga Grand Final yang digelar pada 7–8 Februari sukses menarik perhatian ribuan penonton yang hadir langsung di venue. Tak hanya itu, siaran langsung melalui platform digital seperti TikTok, Facebook, dan YouTube juga mencatat lebih dari 500.000 penayangan.

Tingginya angka penonton tersebut menunjukkan antusiasme komunitas esports mobile di Asia Tenggara yang terus meningkat. Di Indonesia sendiri, perhatian terhadap skena kompetitif CrossFire: Legends juga mulai menunjukkan tren positif, seiring bertambahnya komunitas dan turnamen lokal.

Evolution Team (EVO) Juara Perdana di CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara
Dok. CrossFire Legends

Kesuksesan penyelenggaraan CFLC turut menjadi bagian dari rencana jangka panjang pengembang untuk memperkuat ekosistem esports CrossFire: Legends secara global. Perwakilan Tencent melalui K1 Team menegaskan komitmen mereka dalam mengembangkan kompetisi FPS mobile yang profesional dan berkelanjutan.

“Kami tetap berkomitmen membangun sistem esports FPS mobile yang profesional dan komprehensif. CFLC merupakan awal dari investasi berkelanjutan kami dalam menghadirkan kompetisi internasional berkualitas bagi para pemain di seluruh dunia,” ujar perwakilan Tencent K1 Team.

Berakhirnya CFLC semakin menegaskan posisi Asia Tenggara sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan esports mobile tercepat di dunia. Dengan jumlah pemain yang terus meningkat serta dukungan komunitas yang kuat, kawasan ini diprediksi akan menjadi pusat kompetisi esports mobile di masa depan.

Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar potensial yang menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi jumlah pemain, organisasi esports, maupun dukungan ekosistem kompetitif. Keberhasilan turnamen ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi talenta lokal untuk bersaing di tingkat internasional, sekaligus memperkuat posisi Asia Tenggara dalam peta esports global.

FAQ

Apa itu CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara?

CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara (CFLC) merupakan turnamen esports internasional untuk game mobile FPS yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara Asia Tenggara. Turnamen ini menjadi salah satu langkah awal pengembangan skena kompetitif regional untuk CrossFire: Legends.

Siapa juara turnamen CFLC perdana?

Turnamen edisi perdana dimenangkan oleh Evolution Team dari Vietnam setelah berhasil mengalahkan tim Filipina KDM di partai Grand Final.

Game apa yang dipertandingkan dalam turnamen ini?

Turnamen ini mempertandingkan game mobile FPS CrossFire: Legends, yang dikenal dengan gameplay cepat, mode kompetitif beragam, serta basis komunitas yang terus berkembang di Asia Tenggara.

Siapa penyelenggara atau pihak yang mendukung turnamen ini?

Turnamen ini didukung oleh Tencent yang berkomitmen mengembangkan ekosistem esports FPS mobile secara profesional dan berkelanjutan di tingkat global.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Valya Annisya
EditorValya Annisya
Follow Us

Latest in Esports

See More

Evolution Team (EVO) Juara Perdana di CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara

13 Feb 2026, 19:00 WIBEsports