Riot Games Hidupkan Kembali League of Legends Classic, Bikin Nostalgia

- Riot Games merilis League of Legends Classic pada 29 Juli lewat Patch 26.15, menghadirkan kembali nuansa era awal dengan tampilan, champion, dan sistem klasik yang diperbarui secara modern.
- Mode ini membawa gameplay lebih lambat dan strategis, menampilkan 60 champion klasik, sistem Rune dan Mastery lawas, serta progres akun baru bernama Classic Level dengan hadiah eksklusif.
- Fitur The Council memungkinkan pemain berpartisipasi menentukan arah pengembangan League Classic melalui voting komunitas, sementara Riot tetap menjaga keseimbangan dan kesehatan permainan.
Riot Games resmi mengumumkan kehadiran League of Legends Classic, sebuah pengalaman bermain baru yang membawa pemain kembali ke era awal League of Legends.
Mode ini akan tersedia mulai 29 Juli melalui Patch 26.15, sekaligus menjadi pembuka Season 3 tahun ini.
League of Legends Classic dirancang sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang game MOBA legendaris tersebut.
Pemain akan kembali merasakan atmosfer League versi lawas, mulai dari tampilan klasik Summoner's Rift, roster champion era awal, hingga item dan sistem permainan yang pernah menjadi favorit komunitas.
Namun, Riot menegaskan bahwa League Classic bukan sekadar menghadirkan ulang satu patch tertentu dari masa lalu.
Pengalaman ini merupakan perpaduan berbagai elemen terbaik dari era awal League, khususnya sekitar Season 3 tahun 2013, yang dipadukan dengan sejumlah peningkatan agar tetap nyaman dimainkan oleh pemain modern.
Hadirkan Gameplay League of Legends yang Lebih Sederhana
Seiring berjalannya waktu, League of Legends berkembang menjadi game dengan mekanik yang semakin kompleks.
Mobilitas champion meningkat, pilihan build semakin beragam, dan ruang ekspresi skill pun menjadi jauh lebih luas.
Melalui League Classic, Riot ingin membawa kembali tempo permainan yang lebih lambat dan strategis.
Setiap champion memiliki kelebihan serta kelemahan yang lebih jelas sehingga keputusan pemain selama pertandingan akan terasa lebih menentukan.
Untuk melengkapi nuansa nostalgia tersebut, Riot juga menghadirkan kembali berbagai elemen ikonik seperti sistem Rune dan Mastery klasik, item-item legendaris, Summoner Spell lawas, hingga tampilan awal Summoner's Rift.
Meski mempertahankan desain klasiknya, map tersebut tetap mendapatkan peningkatan pada aspek pencahayaan, tekstur, dan bayangan agar visualnya lebih jernih sesuai standar saat ini.
Riot Ingin Menghidupkan Kembali Nuansa yang Dirindukan Pemain
Executive Producer League of Legends, Paul Bellezza, mengatakan bahwa League Classic merupakan proyek yang memiliki makna khusus bagi Riot Games.
Menurutnya, selama bertahun-tahun komunitas terus meminta pengalaman bermain seperti League di masa awal. Bahkan banyak pengembang Riot sendiri yang merindukan suasana tersebut.
"League Classic adalah sesuatu yang sangat berarti bagi kami. Selama bertahun-tahun para pemain terus memintanya, dan sejujurnya, banyak dari kami di Riot juga merindukan nuansa League di masa-masa awal. Ada rasa nostalgia yang begitu kuat," ujarnya.
Bellezza menambahkan bahwa tujuan Riot bukan membuat ulang masa lalu secara identik, melainkan menghadirkan kembali sensasi bermain yang pernah dicintai para pemain dengan sentuhan modern.
"Kami ingin League Classic menghadirkan kembali nuansa yang dirindukan pemain, sambil tetap menghadirkan sesuatu yang baru. Pada dasarnya, ini tentang menghormati akar League. Bagi pemain lama maupun mereka yang baru kembali setelah bertahun-tahun, kami ingin League Classic terasa seperti rumah," tambahnya.
Hadir dengan 60 Champion Klasik
Saat pertama kali dirilis, League Classic akan menghadirkan 60 champion. Daftar tersebut terdiri atas 40 champion awal League of Legends serta 20 champion tambahan yang diperkenalkan sepanjang 2009 hingga 2013.
Beberapa champion bahkan akan menggunakan kit sebelum mendapatkan rework besar-besaran, sehingga pemain bisa kembali merasakan gaya bermain klasik yang sudah lama tidak tersedia.
Bagi pemain yang sudah memiliki champion tersebut di akun mereka, champion akan langsung dapat dimainkan di League Classic. Sementara itu, pemain yang belum memilikinya bisa membuka champion melalui sistem progres baru atau membelinya di Shop.
Model dasar setiap champion juga diperbarui menggunakan outline bergaya tinta khas League versi lama. Beberapa di antaranya turut memperoleh penyesuaian visual effect (VFX), animasi, dan efek suara agar sesuai dengan versi klasik masing-masing.
Sistem Progression Baru dengan Classic Level
League Classic turut menghadirkan sistem perkembangan akun khusus bernama Classic Level yang bisa diakses secara gratis oleh seluruh pemain.
Dengan memainkan League Classic, pemain akan memperoleh berbagai hadiah seperti Rune, Mastery, Blue Essence (BE), Influence Points (IP), hingga aksesori eksklusif.
Setelah mencapai Classic Level 10, pemain akan membuka perjalanan lanjutan bertajuk Summoner's Journey, yang menghadirkan tingkatan progres mulai dari Salt hingga Legend.
Pada tahap awal peluncuran, Riot menyediakan tiga pilihan mode permainan, yaitu PvP Draft, Co-op vs AI, serta Custom Game.
Item Klasik dan Battle Pass Khusus
Selain menghadirkan champion lawas, Riot juga mengembalikan berbagai item ikonik yang pernah mendominasi meta League of Legends. Build-build legendaris yang menjadi favorit komunitas juga akan kembali bisa digunakan.
Sistem Rune dan Mastery klasik ikut dihadirkan dengan proses unlock yang lebih sederhana dibandingkan versi lamanya. Seluruh pemain juga akan memperoleh Rune dan Mastery default agar pertandingan tetap berlangsung seimbang.
Untuk menemani progres pemain selama satu musim, Riot memperkenalkan Seasonal Classic Pass. Sistem ini menghadirkan jalur hadiah gratis maupun premium yang berisi berbagai item seperti Blue Essence, Influence Points, Rune Page tambahan, emote, gelar, hingga Skin Classic.
Skin Classic menghidupkan kembali tampilan ikonik champion pada periode 2009–2013. Pemain dapat membuka skin tersebut menggunakan Token Skin Classic yang diperoleh melalui Seasonal Pass atau dibeli langsung di Shop. Riot juga menghadirkan Chroma Classic sebagai variasi warna eksklusif untuk skin tersebut.
Selain itu, League Classic memperkenalkan item kosmetik baru bernama Portrait, yaitu variasi splash art yang akan tampil pada loading screen.
Mulai dari ilustrasi bergaya doodle hingga interpretasi ulang champion, Portrait dapat dikoleksi dan dipamerkan oleh pemain. Seluruh Skin Classic, Chroma Classic, dan Portrait hanya dapat digunakan di mode League Classic.
The Council, Pemain Ikut Menentukan Masa Depan League Classic
Menariknya, Riot juga memperkenalkan fitur baru bernama The Council, sebuah sistem voting komunitas yang memungkinkan pemain ikut berkontribusi terhadap pengembangan League Classic di masa mendatang.
Melalui sistem ini, komunitas dapat memberikan suara untuk menentukan berbagai keputusan, seperti champion berikutnya yang akan ditambahkan, Skin Classic selanjutnya yang akan dibuat, hingga beberapa perubahan gameplay tertentu.
Sementara itu, urusan kesehatan dan keseimbangan permainan tetap sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim pengembang.
Akses ke The Council akan terbuka melalui sistem Classic Level. Semakin sering pemain memainkan League Classic, semakin besar pula voting power yang dimiliki. Dengan demikian, pemain yang aktif akan memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan arah perkembangan mode nostalgia ini ke depannya.
League of Legends Classic menjadi momen yang tepat bagi pemain lama untuk kembali merasakan nostalgia sekaligus mengajak pemain baru mengenal seperti apa serunya League of Legends di era awal.
Jika kamu berencana kembali bertualang di Summoner's Rift, jangan lupa melakukan top up League of Legends di GGWP Top Up.
Apalagi saat ini GGWP Top Up sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-7 melalui promo 70P UP 7ERMURAH, sehingga kamu bisa menikmati harga yang lebih hemat untuk pembelian Riot Points (RP).
Saat promo berlangsung, kamu bisa mendapatkan 1.380 RP hanya dengan Rp130.739. Sementara itu, jika ingin mengisi saldo lebih banyak, 6.500 RP juga tersedia dengan harga Rp578.985 saja.
Dengan penawaran tersebut, GGWP Top Up menjadi pilihan yang menarik bagi pemain League of Legends yang ingin memperoleh RP dengan harga lebih terjangkau.
FAQ
| Kapan League of Legends Classic dirilis? | League of Legends Classic akan resmi hadir pada 29 Juli melalui Patch 26.15 sebagai bagian dari pembukaan Season 3 League of Legends tahun ini. |
| Apa itu League of Legends Classic? | League of Legends Classic adalah mode permainan baru yang menghadirkan kembali pengalaman bermain League of Legends di era awal. Mode ini menghadirkan Summoner's Rift klasik, Rune dan Mastery lawas, item ikonik, serta roster champion dari periode 2009 hingga 2013. |
| Berapa jumlah champion yang tersedia di League of Legends Classic? | Saat peluncuran, League of Legends Classic menghadirkan 60 champion, yang terdiri dari 40 champion awal League of Legends dan 20 champion tambahan yang dirilis antara tahun 2009 hingga 2013. Riot juga berencana menambah lebih banyak champion di pembaruan mendatang. |
| Di mana bisa top up Riot Points (RP) League of Legends dengan harga murah? | Kamu bisa melakukan top up League of Legends di GGWP Top Up. Dalam promo ulang tahun 70P UP 7ERMURAH, tersedia penawaran menarik seperti 1.380 RP seharga Rp130.739 dan 6.500 RP hanya Rp578.985, sehingga pemain bisa mendapatkan Riot Points dengan harga yang lebih hemat. |
















