Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

Perbedaan M World Championship dengan MPL dan MSC

Turnamen MLBB
Turnamen MLBB (Exitlag.com)
Intinya sih...
  • M World Championship adalah turnamen paling bergengsi dalam MLBB, menentukan juara dunia dengan prize pool USD 1 juta.
  • MPL adalah liga profesional tingkat nasional atau regional, fokus pada kompetisi domestik dan jalur kualifikasi ke MSC dan M Series.
  • MSC berfungsi sebagai turnamen pertengahan musim, menjadi ajang pembuktian kekuatan antar region sebelum memasuki fase akhir musim.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ekosistem esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) memiliki berbagai turnamen bergengsi dengan level dan fungsi berbeda. Tiga di antaranya yang paling sering dibandingkan adalah M Series World Championship, Mobile Legends Professional League (MPL), dan Mid Season Cup (MSC). Meski sama-sama berada di bawah naungan Moonton, ketiganya memiliki perbedaan signifikan dari segi skala, format, tujuan kompetisi, hingga status prestise.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap perbedaan M World Championship dengan MPL dan MSC agar kamu memahami posisi masing-masing turnamen dalam kalender kompetitif MLBB.

1. Skala Turnamen dan Tingkat Kompetisi

Turnamen MLBB
Turnamen MLBB (liquipedia.net)

M World Championship merupakan puncak tertinggi kompetisi MLBB tingkat global. Turnamen ini mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai regional league dunia, termasuk Asia Tenggara, Eropa, Timur Tengah, Amerika Latin, hingga wildcard region. Dengan 22 tim dan prize pool USD 1 juta, M menjadi ajang paling prestisius dan kompetitif dalam ekosistem MLBB.

Sebaliknya, MPL adalah liga profesional tingkat nasional atau regional. MPL Indonesia, misalnya, hanya diikuti oleh tim-tim franchise dalam satu negara. Fokus MPL bukan global, melainkan membangun ekosistem kompetitif jangka panjang di level domestik.

Sementara itu, MSC berada di tengah-tengah. Awalnya turnamen Asia Tenggara, MSC kini berkembang menjadi turnamen internasional terbatas, terutama sejak bergabung dengan Esports World Cup. Namun, cakupan MSC tetap lebih kecil dibanding M Series.

2. Fungsi dan Posisi dalam Kalender Esports

Turnamen MLBB
Turnamen MLBB (GGWP.ID)

M Series World Championship berfungsi sebagai turnamen penutup musim kompetitif MLBB. Semua perjuangan tim sepanjang tahun bermuara di M Series. Gelar juara dunia menjadi pencapaian tertinggi yang menentukan sejarah sebuah tim dan pemain.

MPL berperan sebagai liga reguler yang berjalan selama satu musim penuh. Di sinilah tim bertanding secara konsisten, mengembangkan roster, strategi, dan identitas permainan. MPL juga menjadi jalur utama kualifikasi menuju MSC dan M Series.

MSC atau Mid Season Cup berfungsi sebagai turnamen pertengahan musim. Ajang ini menjadi tolok ukur kekuatan antar region sebelum memasuki fase akhir musim. MSC sering menghadirkan kejutan karena mempertemukan gaya bermain berbeda dalam waktu singkat.

3. Format Pertandingan dan Sistem Kompetisi

Turnamen MLBB
Turnamen MLBB (Exitlag.com)

M Series biasanya menggunakan format paling kompleks dan ketat. Dimulai dari Wildcard Stage, Group Stage, Swiss Stage, hingga Knockout Stage dengan sistem double elimination. Grand Final bahkan menggunakan format Best of 7, menuntut konsistensi dan kedalaman strategi maksimal.

MPL memiliki format liga reguler seperti olahraga profesional pada umumnya. Tim saling bertemu dalam sistem round-robin, kemudian berlanjut ke babak playoff. Format ini menekankan stabilitas performa sepanjang musim, bukan hanya satu turnamen.

MSC biasanya menggunakan format turnamen singkat dengan fase grup dan knockout. Durasi lebih pendek membuat MSC sangat intens, di mana satu kesalahan bisa langsung menggugurkan tim unggulan.

4. Cakupan Regional dan Partisipasi Tim

Turnamen MLBB
Turnamen MLBB (Exitlag.com)

M Series World Championship mencakup hampir seluruh ekosistem MLBB global. Negara-negara yang tidak memiliki liga besar pun bisa berpartisipasi melalui kualifikasi atau wildcard. Hal ini menjadikan M Series sebagai ajang representasi dunia MLBB.

MPL sangat terbatas secara regional. MPL Indonesia, Filipina, Malaysia, dan negara lain berjalan terpisah tanpa pertemuan lintas negara hingga turnamen internasional.

MSC awalnya hanya diikuti negara Asia Tenggara, tetapi kini diperluas dengan partisipasi region seperti Jepang, Turki, MENA, dan Amerika Utara (meski tidak selalu konsisten). Namun tetap, MSC belum menyamai keberagaman global M Series.

5. Prestise, Hadiah, dan Dampak Karier

Turnamen MLBB
Turnamen MLBB (liputan6.com)

Juara M Series mendapatkan status juara dunia MLBB, pencapaian tertinggi bagi tim dan pemain. Selain hadiah uang besar, gelar ini berdampak langsung pada popularitas, nilai brand, dan sejarah organisasi esports.

Juara MPL mendapat kehormatan sebagai tim terbaik di negaranya. Meski prestisenya lebih rendah dibanding M Series, MPL sangat penting untuk stabilitas karier pemain karena berlangsung rutin dan berkelanjutan.

MSC menawarkan prestise internasional dan hadiah besar, terutama sejak bergabung dengan Esports World Cup. Namun secara historis, MSC tetap dianggap satu level di bawah M Series karena bukan penentu gelar juara dunia.

M Series World Championship, MPL, dan MSC memiliki peran berbeda namun saling melengkapi dalam ekosistem MLBB. MPL menjadi fondasi kompetisi domestik, MSC berfungsi sebagai ajang pembuktian pertengahan musim, sementara M Series adalah panggung puncak yang menentukan siapa raja dunia MLBB. Memahami perbedaan ini membantu penggemar melihat perjalanan tim secara utuh, dari liga nasional hingga perebutan gelar juara dunia.

FAQ Perbedaan M Series, MPL, dan MSC

Turnamen MLBB
Turnamen MLBB (liputan6.com)

1. Mana turnamen MLBB paling bergengsi?

M7 World Championship adalah turnamen paling bergengsi karena menentukan juara dunia.

2. Apakah semua tim MPL otomatis lolos M7?

Tidak. Tim harus lolos melalui playoff MPL dan kualifikasi regional.

3. Apakah MSC setara dengan M Series?

Tidak. MSC berada satu tingkat di bawah M Series dalam hal prestise.

4. Mengapa MPL disebut liga, bukan turnamen?

Karena menggunakan sistem musim reguler dan franchising.

5. Apakah pemain bisa juara MPL tapi gagal di M Series?

Bisa. Bahkan juara bertahan M Series pun bisa gagal lolos, seperti ONIC PH di M7.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Jaelani
Valya Annisya
Doni Jaelani
EditorDoni Jaelani
Follow Us

Latest in Esports

See More

Kolaborasi Free Fire x Jujutsu Kaisen Resmi Hadir, Ini Detailnya

12 Jan 2026, 17:00 WIBEsports