Awalnya Ingin Pensiun, Hijumee Buktikan Masih Kompe Bersama Alter Ego

- Hijumee membuktikan kemampuannya di Alter Ego setelah perjalanan karier yang sulit
- Setelah dilepas oleh EVOS, Hijumee bangkit kembali dan mendapatkan dukungan dari Alter Ego
- Meskipun sempat ingin pensiun, Hijumee tetap bertahan demi meraih kesuksesan sebagai pro player MLBB
Midlaner Alter Ego, Hijumee, membuktikan bahwa ia bisa bangkit usai menjalani lika-liku karier yang terjal di scene esports MLBB Indonesia.
Pemain didikan akademi EVOS ini menjalani debut di MPL Indonesia di season 11, namun pada season 12 ia diturunkan ke EVOS Icon pada tengah musim.
Hijumee menjalani tahun 2024 membela beberapa tim, sebelum berlabuh di Alter Ego pada tahun 2025. Kedatangannya bersama Rinee dan coach Xepher membawa performa tambahan bagi tim.
Puncaknya, Alter Ego mampu menjadi juara 2 MPL ID S16, dan juara 2 M7 World Championship. Ini adalah pencapaian terbaik Hijumee di seluruh sejarah kariernya.
Dalam wawancara eksklusif bersama GGWP, Hijumee menceritakan bagaimana dirinya bertahan dari titik terendah kariernya, untuk bangkit mencapai level tertinggi di hidupnya.
Kebangkitan Hijumee dari titik nol

Setelah dilepas oleh EVOS, Hijumee memulai kembali kariernya dari nol, dengan membela tim seperti 404 Bakrie, dan mengisi posisi subs untuk Dewa United di MPL ID S14.
"Gua jalanin perjalanan gua dari nol lagi. Dulu cewek gua yang nyeyakinin kalau gua bisa bangkit, bisa buktiin ke semua orang," kata Hijumee.
Memperoleh kepercayaan diri di tengah iklim MPL Indonesia yang kompetitif bukanlah hal mudah, apalagi Hijumee harus menerima berbagai hujatan dan kritik dari netizen.
Beruntung, kehadiran Hijumee di Alter Ego mengubah segalanya. Dengan dukungan dari coaching staff dan para pemain, Hijumee mampu mendapatkan semangat juangnya.
"Akhirnya gua gabung di AE, walaupun masih struggle, tapi gua masih yakin sama temen-temen gua semuanya," lanjut Hijumee.
Terbersit niatan pensiun dari scene kompetitif

Di satu titik, pemain bernama lengkap Dalvin Ramadhana Putra ini mengaku pernah memiliki niat untuk pensiun dari scene kompetitif MLBB, untuk banting setir menjadi streamer.
"Tadinya awalnya gua mau pensi, mau livestream diajakin Luke. Tapi gua ngeyakinin gua, gua masih bisa kompetitif. Makanya gua yakin bisa sampai sekarang," ungkap Hijumee.
Lalu, apa hal yang memotivasi Hijumee untuk tetap stay bertanding secara kompetitif di MPL Indonesia?
"Kalau dari gua pribadi, gua pengen banget megang piala dulu, pengen ngangkat piala. Jiwa kompetitif gua nggak bisa digabungin sama streamer. Mau banget gua ngangkat piala, jadi pengen terus jadi pro player," ujarnya.
"Kuncinya, nikmatin aja prosesnya, dan butuh dorongan dari pasangan," pungkas Hijumee.
FAQ
| Siapa sebenarnya Hijumee dan bagaimana awal kariernya di MPL Indonesia? | Hijumee adalah pemain midlaner Alter Ego yang memulai debutnya di MPL Indonesia Season 11 bersama EVOS, sebelum sempat diturunkan ke EVOS Icon di Season 12. |
| Apa pencapaian terbesar Hijumee sejauh ini dalam karier profesionalnya? | Pencapaian terbaiknya adalah membawa Alter Ego meraih juara 2 MPL ID Season 16 dan juara 2 M7 World Championship. |
| Bagaimana perjalanan Hijumee setelah dilepas oleh EVOS? | Setelah dilepas, ia memulai kembali dari nol dengan membela tim seperti 404 Bakrie dan menjadi pemain subs di Dewa United pada MPL ID Season 14. |
| Apakah Hijumee pernah berniat pensiun dari scene kompetitif MLBB? | Ya, ia sempat ingin pensiun dan beralih menjadi streamer, namun akhirnya tetap bertahan karena yakin masih bisa bersaing di level kompetitif. |
| Apa motivasi utama Hijumee untuk terus bertahan sebagai pro player? | Ia termotivasi oleh keinginan kuat untuk mengangkat piala juara, serta dorongan dari pasangan dan dukungan tim yang membuatnya tetap bersemangat. |

















