Klasemen FFWS SEA 2026 Spring Week 1: EVOS Divine Terpuruk

- Babak Knockout pekan pertama FFWS SEA 2026 Spring berakhir dengan hasil kurang memuaskan bagi lima wakil Indonesia, yang masih berjuang menjaga peluang menuju Grand Finals.
- ONIC dan Bigetron by Vitality tampil paling stabil di posisi enam dan tujuh klasemen sementara, sementara RRQ Kazu tertahan di peringkat ke-11 tanpa satu pun Booyah.
- Shadow Esports dan EVOS Divine berada di posisi terbawah, dengan EVOS menjadi juru kunci setelah hanya mengumpulkan 64 poin, menjadikan pekan kedua momen krusial untuk bangkit.
Babak Knockout pekan pertama Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring telah resmi berakhir pada Minggu (26/04/2026). Namun, hasil yang diraih oleh lima wakil Indonesia belum sepenuhnya memuaskan.
Tim-tim Indonesia yang berlaga di turnamen ini adalah ONIC, Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, Shadow Esports, dan EVOS Divine. Meski sempat menunjukkan beberapa momen menjanjikan, secara keseluruhan performa mereka masih belum konsisten.
Dengan fase awal Knockout yang hanya berlangsung dua pekan, kelima tim tersebut kini dituntut untuk segera bangkit agar peluang menuju Grand Finals tetap terbuka.
Table of Content
ONIC dan Bigetron Tembus 10 Besar
Dari lima wakil Indonesia, ONIC dan Bigetron by Vitality menjadi tim dengan posisi terbaik di klasemen sementara.
ONIC menutup pekan pertama di peringkat keenam, sementara Bigetron by Vitality berada tepat di bawahnya di peringkat ketujuh.
Keduanya sebenarnya menunjukkan performa yang cukup menjanjikan sepanjang pertandingan.
Baik ONIC maupun Bigetron sama-sama berhasil meraih Booyah di beberapa ronde. Bahkan Bigetron tampil cukup impresif dengan mengoleksi tiga Booyah selama pekan pertama.
Meski begitu, posisi mereka masih belum sepenuhnya aman untuk mengamankan tiket menuju babak berikutnya.

RRQ Kazu Masih Kesulitan
Sementara itu, RRQ Kazu harus puas berada di peringkat ke-11 klasemen sementara.
Tim yang dikenal dengan julukan "Raja dari Segala Raja" ini belum mampu menemukan ritme permainan terbaiknya. Sepanjang pekan pertama, RRQ Kazu bahkan belum berhasil meraih satu pun Booyah dan hanya mampu mengumpulkan 131 poin.
Jika ingin menjaga peluang lolos ke Grand Finals, RRQ Kazu harus segera meningkatkan konsistensi permainan mereka di pekan berikutnya.
Shadow Esports dan EVOS Divine Terpuruk
Hasil kurang memuaskan juga dialami oleh Shadow Esports yang menutup pekan pertama di peringkat ke-15 dengan 110 poin.
Sebagai tim debutan dari jalur Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Spring, Shadow masih terlihat beradaptasi dengan tingkat persaingan yang jauh lebih ketat di level Asia Tenggara.
Di sisi lain, performa paling mengejutkan datang dari EVOS Divine. Tim yang sebelumnya sukses menjadi juara Esports World Cup 2025 Free Fire justru harus menjadi juru kunci klasemen sementara.
Sepanjang pekan pertama, EVOS beberapa kali gagal mengeksekusi inisiasi pertarungan dengan baik dan hanya mampu mengumpulkan 64 poin.
Babak Knockout fase awal FFWS SEA 2026 Spring hanya berlangsung selama dua pekan, sehingga pekan kedua akan menjadi momen krusial bagi seluruh tim.
Kelima wakil Indonesia harus segera melakukan evaluasi dan memperbaiki performa mereka agar bisa mengamankan posisi yang lebih baik di klasemen. Jika tidak, peluang untuk melangkah ke Grand Finals bisa semakin sulit.
Pekan kedua FFWS SEA 2026 Spring dipastikan akan menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim Indonesia untuk bangkit dan kembali bersaing di papan atas.
FAQ
| Kapan pekan pertama FFWS SEA 2026 Spring selesai? | Pekan pertama babak Knockout FFWS SEA 2026 Spring selesai pada 26 April 2026. |
| Tim Indonesia mana yang memiliki posisi terbaik di pekan pertama? | ONIC dan Bigetron by Vitality menjadi tim Indonesia dengan posisi terbaik, masing-masing di peringkat keenam dan ketujuh. |
| Mengapa EVOS Divine berada di posisi terakhir? | EVOS Divine kesulitan melakukan inisiasi dan hanya mampu mengumpulkan 64 poin sepanjang pekan pertama. |
| Berapa lama babak Knockout fase pertama berlangsung? | Fase awal babak Knockout berlangsung selama dua pekan sebelum berlanjut ke fase berikutnya. |

















