7 Momen Seru di Comic Frontier 22, Bukan Sekadar Event Jejepangan Biasa!

- Comic Frontier 22 di ICE BSD sukses menarik ribuan pengunjung dengan beragam aktivitas, mulai dari workshop, cosplay, hingga area komunitas yang interaktif dan penuh kreativitas.
- Berbagai momen menarik hadir seperti talkshow tentang kesehatan mental, penampilan idol Yume Pallete, booth FanMate untuk cosplayer, hingga parkiran motor itasha yang jadi spot foto favorit.
- Selain hiburan pop culture, Comifuro 22 juga menghadirkan kegiatan sosial seperti donor darah serta comic reading Detective Quincy Holden yang menampilkan kreativitas komik lokal secara teatrikal.
Comic Frontier 22 kembali jadi surga buat para pecinta kultur Jepang, anime, game, hingga komunitas kreatif Indonesia. Event yang digelar di ICE BSD ini sukses dipadati ribuan pengunjung selama dua hari penuh dengan berbagai aktivitas seru.
Bukan cuma soal belanja merchandise atau hunting cosplay, Comifuro 22 juga menghadirkan banyak pengalaman menarik yang bikin pengunjung betah seharian. Mulai dari workshop yang penuh insight sampai area komunitas yang super hidup, semuanya terasa ramai dan menyenangkan.
Menariknya lagi, tahun ini banyak aktivitas yang terasa lebih dekat dengan komunitas. Pengunjung nggak cuma datang sebagai penonton, tapi juga bisa ikut berpartisipasi langsung di berbagai acara yang tersedia.
GGWP sudah merangkum beberapa momen paling seru dan memorable selama Comic Frontier 22 berlangsung. Yuk simak daftar lengkapnya di bawah ini!
1. Talkshow Seru dan Penuh Insight

Salah satu aktivitas yang cukup menarik perhatian di Comifuro 22 datang dari sesi talkshow dan diskusi komunitas. Tidak sedikit pengunjung yang rela meluangkan waktu untuk ikut mendengarkan berbagai topik yang dibahas.
Talkshow BRAVE TALK at COMIFURO 22 menjadi salah satu sesi yang paling ramai diperbincangkan. Talkshow ini mengangkat tema tentang menghadapi isu depresi dan anxiety yang dekat dengan kehidupan banyak anak muda saat ini.
Meski dibawakan dalam suasana santai khas event komunitas, isi pembahasannya tetap terasa berbobot. Banyak peserta terlihat antusias mendengarkan pengalaman dan tips yang dibagikan selama sesi berlangsung.
Hal menarik dari workshop ini adalah pendekatannya yang terasa personal dan tidak menggurui. Pengunjung juga diberikan ruang untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah aktivitas sehari-hari.
Momen seperti ini membuktikan kalau Comifuro bukan hanya soal hiburan semata. Ada juga ruang untuk berbagi cerita dan edukasi yang relevan dengan komunitas masa kini.
2. Ketemu Idol Favorit Secara Langsung

Buat penggemar idol culture, Comifuro 22 jelas jadi tempat yang menyenangkan. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kesempatan bertemu langsung dengan grup idol seperti Yume Pallete.
Berbeda dengan sekadar melihat penampilan di atas panggung, pengunjung bisa benar-benar berinteraksi langsung dengan para member. Meskipun memang para pengunjung hanya bisa melihat interaksi para member yang berada di atas panggung saja.
Mereka juga mengenalkan diri dengan jelas sehingga para pengunjung dan fans semakin dekat dan lebih kenal dengan idola mereka tersebut.
Kehadiran idol di event seperti ini memang selalu berhasil menciptakan suasana berbeda. Fans jadi merasa lebih dekat karena interaksi yang terjadi terasa lebih personal dibanding acara besar lainnya.
Tidak sedikit juga pengunjung yang datang khusus demi momen ini. Apalagi buat fans lama, bertemu langsung dengan idol favorit tentu jadi pengalaman yang sulit dilupakan.
3. Booth FanMate Jadi Tempat Nongkrong Para Cosplayer

Booth FanMate kembali jadi salah satu spot paling ramai di Comifuro 22. Area ini dipenuhi berbagai cosplayer populer yang datang untuk sesi meet and greet bersama pengunjung.
Yang membuat booth ini menarik bukan cuma karena bisa foto bersama cosplayer favorit. Pengunjung juga bisa langsung membeli merchandise official dari para talent yang hadir.
Banyak cosplayer terkenal hadir dengan kostum super detail dan totalitas. Tidak heran kalau area FanMate hampir selalu dipadati antrean pengunjung sepanjang event berlangsung.
Selain itu, suasana di booth terasa sangat hidup karena pengunjung dan cosplayer bisa ngobrol santai. Interaksi seperti ini membuat komunitas cosplay terasa lebih dekat dan akrab.
Buat pecinta cosplay, FanMate jelas jadi salah satu destinasi wajib selama Comifuro 22. Rasanya kurang lengkap kalau belum mampir dan hunting foto di area ini.
4. Parkiran Dipenuhi Motor Itasha Keren

Area parkiran Comifuro 22 ternyata juga jadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Deretan motor itasha dengan desain karakter anime dan waifu langsung bikin banyak orang berhenti untuk foto.
Modifikasi motor yang dipamerkan terlihat sangat niat dan penuh detail. Mulai dari stiker full body sampai aksesoris custom membuat tiap motor punya identitas unik masing-masing.
Fenomena itasha memang semakin populer di komunitas Jejepangan Indonesia. Banyak pemilik motor rela mengeluarkan effort besar demi membawa karakter favorit mereka ke kendaraan sehari-hari.
Tidak sedikit pengunjung yang terlihat kagum saat melihat desain motor tersebut dari dekat. Bahkan beberapa motor punya tema karakter yang langsung recognizable bagi sesama fans anime dan game.
Momen ini membuktikan kalau kultur fandom sekarang bisa diekspresikan lewat banyak cara kreatif. Siapa bilang waifu cuma bisa ada di layar monitor?
5. Main Kahoot Anime di Booth Asobi Space
Booth Asobi Space jadi salah satu area yang paling ramai dipenuhi pengunjung muda. Salah satu aktivitas paling seru di sana adalah sesi Kahoot bertema anime yang berlangsung sangat kompetitif.
Pengunjung bisa ikut menjawab berbagai pertanyaan seputar anime dan budaya pop Jepang secara langsung. Suasananya terasa heboh karena semua peserta saling adu cepat untuk mendapatkan skor tertinggi.
Tidak sedikit pertanyaan yang ternyata cukup sulit dan bikin peserta panik. Namun justru hal itu yang membuat sesi Kahoot jadi terasa lebih seru dan penuh tawa.
Selain keseruan bermain, peserta juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari booth tersebut. Banyak pengunjung bahkan rela menunggu sesi berikutnya demi ikut bermain lagi.
Aktivitas seperti ini berhasil membuat area booth terasa hidup sepanjang hari. Kombinasi antara game, komunitas, dan hadiah memang selalu jadi formula yang menyenangkan di event seperti Comifuro.
6. Donor Darah Jadi Aksi Sosial yang Positif
Di tengah ramainya budaya pop dan merchandise, Comifuro 22 juga menghadirkan kegiatan sosial yang cukup menarik perhatian. Salah satunya adalah aksi donor darah yang tersedia untuk para pengunjung.
Banyak orang mungkin datang untuk belanja atau hunting cosplay. Namun ternyata cukup banyak juga pengunjung yang menyempatkan diri untuk ikut mendonorkan darah mereka.
Kehadiran area donor darah memberikan warna berbeda di tengah event Jejepangan yang identik dengan hiburan. Aktivitas ini jadi pengingat kalau komunitas juga bisa melakukan hal positif bersama-sama.
Suasana di area donor darah terlihat cukup ramai sepanjang event berlangsung. Banyak pengunjung menganggap kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi kecil yang tetap berarti bagi orang lain.
Momen seperti ini membuat Comifuro terasa lebih dari sekadar festival fandom biasa. Ada sisi kepedulian sosial yang ikut tumbuh bersama komunitas kreatif tersebut.
7. Comic Reading Detective Quincy Holden Bikin Main Stage Ramai
Salah satu acara unik yang hadir di main stage adalah sesi comic reading dari Detective Quincy Holden - The Ticking Clockmaker. Aktivitas ini sukses menarik perhatian banyak pengunjung yang penasaran dengan konsepnya.
Para cast membacakan dialog dan adegan komik secara langsung di atas panggung. Cara penyampaiannya yang ekspresif membuat suasana terasa seperti menonton pertunjukan teater mini.
Banyak pengunjung terlihat menikmati jalannya sesi dari awal sampai akhir. Apalagi chemistry antar pengisi suara membuat cerita terasa lebih hidup dan seru diikuti.
Format comic reading seperti ini memang masih jarang ditemui di event lokal. Karena itu, banyak orang merasa pengalaman tersebut jadi sesuatu yang fresh dan memorable.
Selain menghibur, sesi ini juga memperlihatkan bagaimana karya komik lokal bisa dikemas dengan kreatif. Tidak heran kalau area main stage langsung dipadati penonton selama acara berlangsung.
Comic Frontier 22 kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu event pop culture terbesar dan paling hidup di Indonesia. Bukan cuma soal anime dan game, tapi juga tentang komunitas, kreativitas, dan pengalaman seru yang sulit dilupakan.
Mulai dari workshop, cosplay, idol, sampai aksi sosial, semuanya berhasil membuat Comifuro terasa sangat lengkap untuk berbagai kalangan pengunjung. Jadi, dari semua momen tadi, mana nih yang paling bikin kamu pengen balik lagi ke Comifuro tahun depan?
FAQ - Comic Frontier 22
| Comic Frontier 22 diadakan di mana? | Comic Frontier 22 atau Comifuro 22 diadakan di ICE BSD, Tangerang. |
| Apa saja aktivitas seru yang ada di Comifuro 22? | Ada banyak aktivitas menarik seperti workshop komunitas, meet and greet idol, foto bersama cosplayer, main Kahoot anime, comic reading, hingga donor darah. Pengunjung juga bisa berburu merchandise dan karya kreator lokal. |
| Apakah pengunjung bisa bertemu cosplayer secara langsung? | Bisa banget. Di area seperti booth FanMate, pengunjung dapat bertemu langsung dengan cosplayer populer, foto bersama, bahkan membeli merchandise official mereka. |
| Apa itu motor itasha yang ramai di Comifuro? | Motor itasha adalah kendaraan yang dimodifikasi menggunakan desain karakter anime, game, atau waifu favorit pemiliknya. Di Comifuro 22, banyak motor itasha unik yang dipamerkan di area parkiran. |
| Kapan Comic Frontier berikutnya biasanya diadakan? | Comic Frontier biasanya digelar dua kali dalam setahun. Infonya next Comic Frontire tanggal 31 Oktober-1 November 2026. |

















