Baca artikel GGWP lainnya di IDN App
For
You

10 Series Netflix yang Gagal Total Meski Memiliki Budget Mahal

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)
Intinya sih...
  • Atlas (2024) - Film sci-fi futuristik dengan Jennifer Lopez sebagai pemeran utama. Namun, cerita generik dan minim kedalaman karakter. Skor 19% di Rotten Tomatoes.
  • The Electric State (2025) - Dibintangi Chris Pratt dan Millie Bobby Brown, film ini gagal menarik penonton dalam jangka panjang. Skor 15% di Rotten Tomatoes.
  • The Ridiculous 6 (2015) - Dibintangi Adam Sandler, film komedi ini menuai kontroversi karena dianggap tidak sensitif secara budaya. Dinilai malas dan penuh stereotip.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Netflix dikenal berani menggelontorkan dana besar demi menghadirkan tontonan ambisius dengan bintang papan atas dan konsep menjanjikan. Namun, tidak semua proyek mahal berakhir manis. Beberapa series dan film Netflix justru gagal total, baik secara kritik maupun daya tahan popularitas, meski sempat mencuri perhatian di awal.

Mulai dari naskah lemah, visi kreatif yang berantakan, hingga ekspektasi yang terlalu tinggi, berikut ini adalah daftar 10 series Netflix yang dinilai gagal meski diproduksi dengan biaya besar.

Table of Content

1. Atlas (2024)

1. Atlas (2024)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

Atlas sebenarnya memiliki modal kuat dengan kehadiran Jennifer Lopez sebagai pemeran utama dan konsep sci-fi futuristik. Namun, eksekusinya jauh dari harapan. Film ini dikritik habis karena cerita yang terasa generik dan minim kedalaman karakter.

Skor 19% di Rotten Tomatoes dan nilai Metacritic 37 mencerminkan kekecewaan kritikus terhadap penulisan naskah yang lemah. Meski berhasil meraih angka penonton tinggi di Netflix, Atlas dianggap hanya mengandalkan nama besar tanpa menawarkan pengalaman cerita yang segar atau berkesan bagi penonton.

2. The Electric State (2025)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

Dengan anggaran fantastis sekitar 320 juta dolar, The Electric State seharusnya menjadi salah satu proyek paling ambisius Netflix. Sayangnya, film ini justru menjadi simbol kegagalan mahal.

Dibintangi Chris Pratt dan Millie Bobby Brown, film ini gagal menarik penonton dalam jangka panjang dan cepat menghilang dari jajaran top Netflix. Kritikus menyoroti dunia yang terasa kosong, konflik emosional yang tidak kuat, serta penulisan dangkal. Skor 15% di Rotten Tomatoes menegaskan bahwa uang besar tidak selalu menjamin kualitas.

3. The Ridiculous 6 (2015)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

The Ridiculous 6 menjadi contoh bagaimana kekuatan nama besar tidak selalu menyelamatkan film dari kegagalan. Dibintangi Adam Sandler, film komedi ini menuai kontroversi karena dianggap tidak sensitif secara budaya, terutama dalam penggambaran karakter penduduk asli Amerika.

Kritik tajam datang dari berbagai pihak, bahkan beberapa aktor dilaporkan keluar dari lokasi syuting. Secara kualitas, film ini dinilai malas, tidak lucu, dan penuh stereotip. Meski sempat ramai, reputasinya tetap buruk hingga kini.

4. Bright (2017)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

Bright digadang-gadang sebagai awal dari waralaba fantasi besar Netflix. Menggabungkan dunia modern dengan makhluk fantasi, film ini dibintangi Will Smith dan Joel Edgerton. Sayangnya, konsep menarik tersebut tidak didukung cerita yang solid.

Kritikus menganggap Bright gagal membangun dunia yang meyakinkan dan terlalu bergantung pada aksi tanpa kedalaman narasi. Ulasan negatif yang masif membuat rencana sekuel kehilangan momentum, menjadikan Bright sebagai proyek mahal yang tidak pernah berkembang sesuai rencana awal.

5. The Midnight Club (2022)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

The Midnight Club hadir dengan konsep horor emosional yang unik, berlatar rumah sakit bagi remaja penderita penyakit terminal. Serial ini sebenarnya memiliki potensi kuat dari segi atmosfer dan cerita. Namun, respons penonton tidak sejalan dengan ekspektasi Netflix.

Rating yang kurang memuaskan dan minimnya antusiasme membuat serial ini dibatalkan setelah satu musim, padahal direncanakan berjalan dua musim. Bagi banyak penggemar, pembatalan ini terasa mengecewakan karena cerita berakhir tanpa resolusi yang jelas.

6. Red Notice (2021)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

Red Notice menjadi kasus unik dalam daftar ini. Secara angka, film ini sangat sukses dan bahkan menjadi film Netflix paling banyak ditonton. Namun, dari sisi kualitas, Red Notice menuai kritik tajam.

Dibintangi Dwayne Johnson, Gal Gadot, dan Ryan Reynolds, film ini dianggap terlalu aman, mudah ditebak, dan miskin kreativitas. Dengan skor Rotten Tomatoes hanya 36%, banyak yang menilai Red Notice sebagai tontonan mahal yang tidak sebanding dengan potensi para pemainnya.

7. The Get Down (2016)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

The Get Down adalah proyek ambisius Baz Luhrmann yang menyoroti kelahiran budaya hip-hop di New York. Dengan biaya sekitar 120 juta dolar hanya untuk musim pertama, serial ini menjadi salah satu produksi termahal Netflix saat itu.

Sayangnya, kompleksitas cerita dan gaya penceritaan yang berlebihan membuat banyak penonton sulit terhubung. Rating yang biasa saja dan biaya produksi yang tinggi membuat Netflix memutuskan menghentikan serial ini setelah satu musim, meski konsepnya dianggap unik.

8. True Memoirs of an International Assassin (2016)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

Film aksi komedi ini dibintangi Kevin James dan sempat membangun ekspektasi tinggi sebelum rilis. Namun, hasil akhirnya jauh dari memuaskan. Film ini bahkan mendapatkan skor 0% di Rotten Tomatoes, sesuatu yang jarang terjadi.

Kritikus menilai ceritanya membingungkan, humor tidak bekerja, serta penggambaran negara Venezuela yang problematis. True Memoirs of an International Assassin akhirnya dikenang sebagai salah satu kegagalan paling telak dalam katalog film Netflix.

9. Space Force (2020)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

Space Force memiliki semua elemen untuk sukses: Steve Carell, konsep satir politik, dan tim kreatif berpengalaman. Namun, serial ini gagal menemukan identitasnya. Banyak kritik menyebut humornya tidak konsisten dan terlalu bingung menentukan arah antara komedi dan satire serius.

Meski sempat bertahan hingga dua musim, Space Force akhirnya dibatalkan karena respons penonton dan kritikus yang cenderung negatif. Serial ini menjadi contoh bahwa ide menarik perlu eksekusi yang tepat.

10. The Woman in the Window (2021)

Series Netflix Gagal Total
Series Netflix Gagal Total (Netflix.com)

Dibintangi Amy Adams, The Woman in the Window awalnya disiapkan sebagai film layar lebar sebelum akhirnya dijual ke Netflix akibat pandemi. Sayangnya, film ini justru menuai kritik pedas karena plot yang berlebihan dan penuh kebetulan tidak masuk akal.

Banyak kritikus menyebut film ini membingungkan dan terlalu memaksakan twist. Dengan biaya produksi besar dan aktor papan atas, film ini gagal memenuhi ekspektasi dan menjadi salah satu thriller Netflix yang paling mengecewakan.

Deretan series dan film Netflix di atas membuktikan bahwa anggaran besar, aktor terkenal, dan konsep ambisius tidak selalu berujung sukses. Tanpa naskah kuat, visi kreatif yang jelas, dan eksekusi matang, proyek mahal justru berpotensi menjadi kegagalan besar.

Netflix memang berani bereksperimen, namun daftar ini menjadi pengingat bahwa kualitas cerita tetap menjadi faktor utama dalam menciptakan tontonan yang bertahan lama di benak penonton.

FAQ Singkat Series Netflix yang Gagal Total Meski Mahal

Apakah semua proyek mahal Netflix gagal?

Tidak. Banyak juga proyek mahal Netflix yang sukses secara kritik dan penonton.

Mengapa Netflix berani mengeluarkan biaya besar?

Netflix mengejar skala global dan ingin menarik perhatian lewat proyek ambisius.

Apakah rating buruk selalu berarti gagal total?

Tidak selalu, tapi rating buruk sering berdampak pada umur panjang sebuah series.

Mengapa banyak series Netflix dibatalkan cepat?

Biasanya karena biaya tinggi tidak sebanding dengan jumlah penonton.

Apakah Netflix belajar dari kegagalan ini?

Ya, Netflix mulai lebih selektif dan fokus pada kualitas cerita di proyek terbaru.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Valya Annisya
EditorValya Annisya
Follow Us

Latest in Entertainment

See More

10 Series Netflix yang Gagal Total Meski Memiliki Budget Mahal

11 Jan 2026, 15:00 WIBEntertainment