10 Serial Netflix dengan Ending Terbaik

- Serial Netflix dengan ending terbaik menawarkan penutup yang memuaskan dan mendalam bagi para penontonnya
- Penutup serial seperti You, The Dragon Prince, dan Derry Girls memberikan kesan mendalam dan pesan moral yang kuat
- Akhir dari serial Netflix seperti Ozark, Adolescence, dan BoJack Horseman menampilkan kejujuran emosional yang langka dan meninggalkan pesan kuat tentang kehidupan
Netflix dikenal menghadirkan serial dengan jalan cerita kuat dan ending yang membekas. Dari kisah psikologis hingga drama emosional, beberapa serial berhasil menutup ceritanya dengan cara yang benar-benar memuaskan.
Ending bukan sekadar penutup, tapi puncak dari perjalanan karakter dan pesan yang ingin disampaikan. Berikut 10 serial Netflix dengan ending terbaik, yang berhasil memberikan kesan mendalam bagi para penontonnya dan membuktikan bahwa akhir yang kuat bisa menjadikan sebuah serial abadi.
Table of Content
1. You (2018–2025)

Episode terakhir You musim kelima akhirnya menutup kisah Joe Goldberg dengan sempurna. Setelah bertahun-tahun bersembunyi di balik pesona dan kebohongan, Joe akhirnya menghadapi konsekuensi atas semua tindakannya. Ending “Finale” menjadi simbol kejatuhan seseorang yang selalu menganggap dirinya korban.
Penonton disuguhkan penutup penuh ironi dan refleksi sosial tentang bagaimana dunia memaafkan orang seperti Joe. Akhir ini bukan hanya memuaskan, tapi juga memberikan keadilan moral yang telah lama ditunggu oleh penggemar You.
2. The Dragon Prince (2018–2024)

The Dragon Prince menutup tujuh musim petualangan epiknya dengan Nova, episode penuh emosi dan pengorbanan. Serial ini berhasil membangun dunia fantasi yang magis dengan karakter-karakter yang tumbuh bersama penonton. Dalam akhir yang penuh haru, Callum, Ezran, dan Rayla menghadapi pilihan sulit demi kedamaian antara manusia dan naga.
“Nova” menjadi puncak yang menunjukkan makna persahabatan, tanggung jawab, dan keberanian. Penutup ini membuat The Dragon Prince dikenang sebagai animasi Netflix yang berakhir dengan keindahan dan kedewasaan emosional.
3. Derry Girls (2018–2022)

Episode “The Agreement” menjadi penutup yang mengharukan untuk Derry Girls. Di tengah tawa khas remaja Irlandia tahun 1990-an, serial ini menampilkan kedewasaan karakter dalam menghadapi perubahan besar di tengah konflik politik. Momen-momen terakhirnya memadukan humor, harapan, dan kedamaian dengan sangat natural.
Ending ini bukan hanya tentang perpisahan masa muda, tapi juga simbol rekonsiliasi dan masa depan yang lebih cerah. Derry Girls menutup ceritanya dengan keseimbangan sempurna antara tawa dan air mata.
4. Ozark (2017–2022)

A Hard Way to Go menjadi akhir yang brutal dan menegangkan untuk kisah keluarga Byrde. Setelah bertahun-tahun terjebak dalam dunia kriminal, Marty dan Wendy akhirnya menyadari harga sebenarnya dari kekuasaan dan ambisi.
Ending Ozark menampilkan ketegangan khasnya dengan visual yang suram dan dialog tajam. Meski penuh tragedi, akhir ini sangat pas dengan tema moral dan kehancuran diri yang diusung serialnya. Sebuah penutup yang dingin, pahit, tapi tak terlupakan bagi pecinta drama kriminal Netflix.
5. Adolescence (2025)

Sebagai mini seri terbaru Netflix yang mencuri perhatian, Adolescence menutup kisahnya di episode keempat dengan intensitas luar biasa. Fokus pada Jamie, remaja 13 tahun yang dituduh membunuh teman sekolahnya, episode terakhir menggambarkan kekacauan emosional keluarganya.
Ending ini menyoroti kegagalan orang dewasa dalam memahami dunia anak muda dan dampaknya yang menghancurkan. Dengan gaya visual yang unik dan akting memukau Owen Cooper, Adolescence menutup ceritanya secara realistis, menyisakan refleksi mendalam tentang masa remaja dan kehilangan.
6. Baby Reindeer (2024)

Final Baby Reindeer adalah salah satu penutup paling emosional dan kelam dalam sejarah Netflix. Richard Gadd, yang juga pemeran utamanya, berhasil menyampaikan trauma dan kerentanan dengan kejujuran menyakitkan.
Episode terakhir mengonfrontasi tema kekerasan, identitas, dan penyembuhan tanpa memberikan jawaban mudah. Meski gelap, penutup ini terasa jujur dan manusiawi. Baby Reindeer membuktikan bahwa realitas tidak selalu menawarkan keadilan, tapi keberanian untuk menghadapi masa lalu adalah bentuk kemenangan tersendiri.
7. Never Have I Ever (2020–2023)

Dalam episode “...Said Goodbye”, Devi akhirnya menutup perjalanan remajanya dengan kedewasaan baru. Setelah melalui cinta, kehilangan, dan pencarian jati diri, Devi bersiap menuju babak baru di perguruan tinggi.
Ending Never Have I Ever terasa manis dan menyentuh, bukan hanya tentang akhir masa sekolah, tapi tentang berdamai dengan diri sendiri. Serial ini berhasil memberikan perpisahan yang menggembirakan dan realistis, mengajarkan bahwa setiap akhir adalah awal dari sesuatu yang baru.
8. The Queen’s Gambit (2020)

Episode “End Game” menjadi klimaks luar biasa bagi perjalanan Beth Harmon. Pertarungan terakhirnya di papan catur bukan hanya soal kemenangan, tapi tentang menaklukkan trauma dan kesepian. Dengan performa memukau Anya Taylor-Joy, The Queen’s Gambit menutup kisahnya dengan elegan dan penuh makna.
Ending ini menunjukkan bahwa kemenangan sejati bukan melawan orang lain, tapi melawan diri sendiri. Sebuah penutup yang menginspirasi dan meninggalkan kesan mendalam bagi penonton di seluruh dunia.
9. Dark (2017–2020)

Serial Jerman ini menutup kisah kompleksnya dengan episode ke-8 yang luar biasa. Semua timeline, misteri, dan paradoks waktu akhirnya terhubung dalam satu simpul emosional. Dark membuktikan bahwa ending rumit bisa tetap memuaskan jika disajikan dengan konsistensi dan kedalaman filosofi.
Episode terakhir ini memberikan jawaban atas semua teka-teki tanpa kehilangan atmosfer misterinya. Sebuah penutup yang menegangkan sekaligus indah, membuat Dark dikenang sebagai salah satu sci-fi terbaik Netflix.
10. BoJack Horseman (2014–2020)

Nice While It Lasted menutup kisah BoJack dengan kesedihan yang indah. Setelah perjalanan panjang penuh dosa, ketenaran, dan kehancuran diri, BoJack akhirnya dihadapkan pada refleksi terdalamnya. Tidak ada kebahagiaan mutlak, tapi ada penerimaan.
Dialog terakhir dengan Princess Carolyn dan Diane menjadi salah satu momen paling menyentuh di televisi modern. BoJack Horseman berakhir dengan kejujuran emosional yang langka, meninggalkan pesan kuat tentang penyesalan, harapan, dan makna kehidupan.
Dari You hingga BoJack Horseman, sepuluh serial Netflix ini membuktikan bahwa ending yang kuat bisa mengubah seluruh persepsi terhadap sebuah cerita. Mereka bukan hanya menutup kisah, tetapi juga memberi refleksi mendalam tentang manusia, moralitas, dan perubahan.
Setiap penutup meninggalkan rasa puas sekaligus hampa, tanda bahwa kita benar-benar terikat pada karakternya. Netflix telah menciptakan sejarah dengan deretan ending yang tak hanya memorable, tapi juga bermakna secara emosional.
FAQ
| 1. Apa yang membuat ending sebuah serial Netflix dianggap terbaik? | Ending terbaik biasanya mampu menutup konflik utama, memberi perkembangan karakter yang masuk akal, serta menyampaikan pesan moral atau emosional yang kuat tanpa terasa dipaksakan. |
| 2. Apakah semua serial dalam daftar ini sudah benar-benar tamat? | Ya, seluruh serial yang dibahas telah memiliki episode terakhir resmi dan tidak berlanjut ke musim berikutnya, sehingga ceritanya benar-benar selesai. |
| 3. Apakah ending yang memuaskan harus selalu bahagia? | Tidak. Banyak ending terbaik justru bersifat pahit atau realistis, seperti Ozark atau BoJack Horseman, selama sesuai dengan tema dan perjalanan karakternya. |
| 4. Serial mana yang paling emosional dari daftar ini? | Baby Reindeer, BoJack Horseman, dan Adolescence sering dianggap paling emosional karena mengangkat trauma, kesehatan mental, dan refleksi diri secara jujur dan mendalam. |


















