Penjelasan Ending Anime Fire Force, Apa Hubungannya dengan Soul Eater?

- Pertarungan akhir Fire Force menampilkan Shinra, Sho, dan Mari bersatu menjadi Shinrabansho-man yang menciptakan dunia baru setelah mengalahkan Haumea dan menghentikan Great Cataclysm.
- Dunia baru hasil ciptaan Shinrabansho-man mengubah pandangan manusia terhadap kematian, menghadirkan sosok dewa penjaga bernama Lord Death yang kelak menjadi bagian penting di semesta Soul Eater.
- Ending Fire Force menegaskan bahwa kisahnya adalah prekuel dari Soul Eater, sekaligus memicu harapan fans akan proyek lanjutan atau remake anime Soul Eater di masa depan.
Anime Fire Force baru saja tamat. Layaknya di manga, anime Fire Force semakin mengukuhkan statusnya sebagai prekuel dari Soul Eater.
Sebelum Fire Force, Atsushi Okubo menciptakan manga Soul Eater yang menceritakan murid-murid Death Weapon Meister Academy, yang dilatih untuk menggunakan kekuatan manusia yang bisa berubah wujud menjadi senjata.
Walaupun premis antara Fire Force dengan Soul Eater berbeda, ada benang merah yang menghubungkan keduanya, dimana hal ini bisa kita temukan dalam ending Fire Force.
Seperti apa hubungan antara Fire Force dengan Soul Eater? Mari kita cari tahu dengan membahas endingnya. Jika kamu belum membaca atau menonton Fire Force, bahasan ini berisi SPOILER ya. Mohon berhati-hati saat membacanya!
Table of Content
Kelahiran Shinrabansho-man

Pada bertarungan puncak melawan Haumea, Shinra dan Sho tak kuasa membendung kekuatan Haumea. Haumea mengungkap tujuan utama Evangelist, yang menyangkut hasrat manusia terhadap kematian.
Sho dan Shinra menyangkal hal ini, namun Haumea terlalu kuat dan keduanya tak bisa menyangkal fakta yang mengemuka. Great Cataclysm pun berlanjut dan mengubah dunia menjadi matahari.
Arthur kemudian datang dan mengingatkan Sho akan tujuannya. Bahkan, ibu Shinra dan Sho, Mari, muncul untuk membantu pertarungan mereka.
Dengan itu, Shinra, Sho, dan Mari menyatukan kekuatan mereka. Soul Resonance pertama pun terjadi, dan ketiganya bergabung menjadi sosok bernama Shinrabansho-man.
Shinrabansho-man menciptakan dunia baru

Dengan wujud barunya, Shinrabansho-man mampu mengalahkan Haumea. Hal ini dikarenakan ia memiliki kekuatan untuk mengubah dunia sesukanya. Shinrabansho-man menggunakan kekuatan ini untuk mengembalikan keadaan dunia, sekaligus menghentikan Great Cataclysm.
Haumea memperingatkan bahwa meskipun dunia telah dikembalikan, perasaan manusia akan kematian tak akan pernah berubah. Shinrabansho-man menyadari hal ini, sehingga ia pun mengubah cara kerja dunia ini.
Dalam dunia baru yang diciptakan Shinrabansho-man, segalanya terlihat sedikit mirip dengan kartun. Nyawa pun menjadi tidak seberharga biasanya, sehingga kematian tak menjadi hal yang ditakuti oleh manusia.
Meski demikian, manusia tetap harus mengingat kematian. Karena itu, Shinrabansho-man menciptakan sosok dewa yang akan menjaga manusia. Sang dewa kemudian menghapus kemampuan pyrokinesis serta spontaneous combustion.
Bagaimana Fire Force terhubung dengan Soul Eater

Setelah menyelamatkan dunia, Shinra dan teman-temannya di Fire Force mendirikan organisasi baru untuk mencegah ancaman baru yang ingin mengubah dunia. Beberapa tahun kemudian, Shinra menyaksikan anaknya bergabung di organisasi tersebut.
Ratusan tahun setelahnya, dunia yang kita kenal di Fire Force telah berubah secara drastis. Dewa kini dikenal dengan nama Lord Death. Ia menciptakan anak bernama Death the Kid, dengan penampilan yang mirip dengan Shinra.
Kisah Shinra sendiri menjadi legenda yang mengajarkan anak-anak untuk tidak pernah menyerah meski dihadapkan dengan kesulitan. Salah satu anak yang mendengar cerita tersebut dari orang tuanya adalah Maka Albarn.
Ending Fire Force inilah yang menjadi bibit dimulainya kisah Soul Eater. Fire Force memang didesain sebagai prekuel dari Soul Eater, namun keduanya dapat dinikmati secara standalone, karena tidak mengandalkan kemampuan fans untuk saling menghubungkan elemen di dalam kedua ceritanya.
Meskipun hubungan Fire Force dengan Soul Eater muncul di ujung ceritanya, terdapat pacing yang cukup lega untuk menjelaskan hubungan kedua cerita ini sehingga terkesan natural dan nggak dipaksakan untuk ada.
Akankah ada remake Soul Eater?

Dengan berakhirnya anime Fire Force, beberapa fans mengungkapkan harapannya untuk menyaksikan remake anime Soul Eater, atau proyek apapun yang berhubungan dengan Soul Eater.
Anime terakhir Soul Eater adalah seri spinoff-nya, Soul Eater Not yang tayang di tahun 2014. Tak heran jika fans Soul Eater berharap banyak pada ending Fire Force.
Atsushi Okubo, mangaka Fire Force dan Soul Eater tak berbicara banyak seputar hal ini. Dalam akun X-nya, ia berharap fans terus mendukungnya di proyek-proyek selanjutnya, tanpa merinci satu judul karyanya.
Apa kamu tertarik untuk melihat anime Soul Eater baru?

















