Mengupas Kekuatan Hajime Kashimo, Dewa Petir Paling Brutal di Jujutsu Kaisen

- Energi Kutukan Listrik yang Mengubah Tubuh Menjadi Senjata
- Dominasi Pertarungan Jarak Dekat dan Kemampuan Fisik Ekstrem
- Lightning Discharge, Serangan Pasti Tanpa Domain Expansion
Dalam dunia Jujutsu Kaisen, kekuatan biasanya diukur dari Domain Expansion, teknik bawaan yang kompleks, atau kecerdikan strategi tingkat tinggi.
Namun Hajime Kashimo hadir sebagai anomali. Ia adalah penyihir dari 400 tahun lalu yang membuktikan bahwa kekuatan sejati bisa lahir dari kesederhanaan yang ekstrem.
Tanpa domain, tanpa gimmick rumit, Kashimo menjadi salah satu karakter paling mematikan berkat kombinasi energi kutukan listrik, kemampuan fisik brutal, dan pengalaman bertarung lintas era.
Energi Kutukan Listrik yang Mengubah Tubuh Menjadi Senjata

Fondasi utama kekuatan Hajime Kashimo terletak pada sifat cursed energy miliknya yang menyerupai arus listrik.
Energi ini membuat tubuh Kashimo selalu berada dalam kondisi teraliri listrik, sehingga setiap serangan fisik yang ia lakukan membawa efek sengatan langsung ke dalam tubuh lawan.
Serangan semacam ini nyaris mustahil dipertahankan sepenuhnya karena meskipun pukulan berhasil ditahan, arus listrik tetap mengalir dan menyebabkan kerusakan internal.
Inilah alasan mengapa pertahanan konvensional menjadi tidak relevan ketika berhadapan dengan Kashimo.
Karakteristik energi ini juga memberikan Kashimo ketahanan alami terhadap serangan listrik.
Namun di sisi lain, ia memiliki kelemahan yang jelas terhadap air, karena pelepasan cursed energy dalam kondisi terendam dapat mempercepat pengurasan energinya.
Meski begitu, tingkat kontrol Kashimo terhadap energi kutukan membuatnya tetap berbahaya bahkan dalam kondisi lingkungan yang merugikan.
Dominasi Pertarungan Jarak Dekat dan Kemampuan Fisik Ekstrem

Berbeda dengan banyak penyihir modern yang mengandalkan teknik jarak jauh, Kashimo justru memburu pertarungan jarak dekat.
Ia adalah master hand-to-hand combat dengan penguasaan seni bela diri yang sangat tinggi.
Kecepatan gerak, timing serangan, serta presisi pukulan Kashimo berada di level yang membuat lawannya kesulitan membaca arah serangan.
Saat melawan Panda, Kashimo mampu mengalahkan Gorilla Mode dan Triceratops Mode tanpa kesulitan berarti.
Bahkan ketika menghadapi Kinji Hakari yang sedang berada dalam kondisi jackpot dengan pasokan cursed energy tak terbatas, Kashimo tetap mampu menekan dan nyaris membunuhnya berulang kali.
Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan fisik Kashimo tidak kalah dari penyihir papan atas era modern.
Lightning Discharge, Serangan Pasti Tanpa Domain Expansion

Salah satu kemampuan paling berbahaya yang dimiliki Hajime Kashimo adalah Lightning Discharge.
Dengan memanipulasi muatan positif dan negatif dari cursed energy-nya, Kashimo dapat menempelkan muatan ke tubuh lawan dan kemudian melepaskan sambaran petir yang dijamin mengenai target.
Serangan ini tidak membutuhkan Domain Expansion dan hampir tidak memiliki celah untuk dihindari.
Lightning Discharge menjadi senjata pamungkas Kashimo dalam duel satu lawan satu karena sifatnya yang absolut.
Selama muatan sudah tertanam, hasil akhirnya hanya menunggu waktu. Inilah yang membuat Kashimo sangat ditakuti dalam Culling Game dan dianggap sebagai ancaman serius bahkan oleh penyihir kelas atas.
Battle IQ Tinggi dan Mentalitas Petarung Era Lama

Kekuatan Kashimo tidak hanya bersumber dari fisik dan energi kutukan, tetapi juga dari kecerdasan bertarung yang terbentuk selama ratusan tahun.
Ia mampu menganalisis kemampuan lawan dengan cepat dan menyesuaikan strategi secara efisien.
Saat menghadapi pengguna Reverse Cursed Technique, Kashimo secara spesifik menargetkan kepala karena memahami bahwa aliran energi positif berasal dari otak.
Dalam pertarungan melawan Hakari, Kashimo bahkan merancang berbagai metode pembunuhan ekstrem, mulai dari serangan listrik beruntun, penggunaan gas klorin hasil elektrolisis air laut, hingga menciptakan ledakan uap di bawah air.
Semua ini menegaskan bahwa Kashimo adalah petarung pragmatis yang siap menggunakan cara apa pun demi kemenangan.
Mythical Beast Amber, Kekuatan Sekali Pakai yang Menentang Batas Manusia

Puncak kekuatan Hajime Kashimo terletak pada teknik bawaan miliknya, Mythical Beast Amber.
Saat teknik ini diaktifkan, tubuh Kashimo berubah menjadi manifestasi energi petir murni. Kecepatan dan daya hancurnya meningkat drastis hingga mampu menekan Sukuna dan memaksanya memulihkan diri sepenuhnya.
Namun Mythical Beast Amber bukanlah kekuatan yang bisa digunakan terus-menerus. Tubuh manusia tidak mampu menahan output energi sebesar itu dalam waktu lama, menjadikan teknik ini sebagai kekuatan sekali pakai yang berujung pada kematian penggunanya.
Keputusan Kashimo untuk tetap menggunakannya menegaskan mentalitasnya sebagai petarung sejati yang rela mempertaruhkan nyawa demi satu pertarungan sempurna.
Hajime Kashimo adalah representasi kekuatan murni dalam Jujutsu Kaisen. Tanpa Domain Expansion, tanpa teknik berlapis, ia mengandalkan energi kutukan listrik, kemampuan fisik luar biasa, serta kecerdasan bertarung tingkat tinggi.
Ia mungkin bukan yang terkuat dalam sejarah, tetapi dalam pertarungan langsung, sangat sedikit karakter yang mampu berdiri sejajar dengannya.


















